Dampak Covid-19, Harga Cabai & Sayuran di Pangandaran Naik

Dampak Covid-19, Harga Cabai & Sayuran di Pangandaran Naik

PANGANDARAN — Sebagian besar kebutuhan pokok seperti sayuran, bumbu dapur dan lain-lain masih dipasok dari Jawa Tengah. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida.


“Barang seperti sayuran, bumbu dapur yang berasal dari luar daerah terutama Jawa Tengah, cenderung harganya tidak stabil,” ungkapnya kepada Radar Minggu (7/3/2021).

Kata dia, fluktuasi harga akhir-akhir ini biasa dan sering terjadi, terutama harga cabai yang mengalami kenaikan cukup sognifikan. “Sayuran serta barang kebutuhan pokok masyarakat dan barang penting lainnya ada yang mengalami penurunan dan kenaikan harga,” tambahnya.

Kata dia, komoditi yang mengalami kenaikan diakibatkan kurang lancarnya sarana transportasi barang sebagai dampak pandemi wabah Covid-19. “Jadi harganya melambung,” ucap dia.

Tedi menegaskan, komoditi yang lainnya baik sektor hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, industri maupun bahan bangunan relatif cukup stabil. ”Karena sayuran serta barang kebutuhan pokok masyarakat dan barang penting lainnya yang beredar di pasar tradisional Pangandaran mayoritas berasal dari Jawa Tengah maka sangat berdampak pada fluktuatif harga,”ujarnya.

Ia mengatakan Dinas Perdagangan rutin mengecek harga-harga kebutuhan pokok yang beredar di pasar-pasar tradisional. “Pasar tradisional di kita itu ada tiga diantaranya Pananjung, Parigi dan Kalipucang,” jelasnya. (den)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: