Warga Gunung Nangka Kota Tasik Tolak Galian C
Senin 08-03-2021,08:00 WIB
Reporter:
syindi|
Editor:
MANGKUBUMI — Sejumlah warga di Kampung Gunung Nangka, Cipawitra, Mangkubumi menggelar aksi longmarch. Mereka resah adanya kegiatan pematangan lahan, yang diduga akan menjadi akses masuknya alat berat ke lingkungan kampung tersebut.
Perwakilan warga, Agung Zulviana mengatakan dugaan kuat warga, adanya hamparan lahan di wilayah RW 01 Kampung Gunung Nangka akan dijadikan aktivitas penambangan. Lantaran, adanya aktivitas alat berat yang mencoba membuka jalur di area tersebut.
“Warga resah, karena khawatir mengubah fungsi lahan hijau berupa sawah menjadi lahan yang akan digunakan keluar masuk alat berat ke area penambangan,” ujarnya saat menghubungi Radar, Minggu (7/3/2021).
Dia menceritakan warga sudah sejak Desember 2020 mendengar akan rencana pematangan lahan dan pengurugan bukit di kampungnya.
Sontak warga menolak aktivitas apa pun, terutama galian c karena khawatir menjadi dampak bagi wilayahnya. “Bahkan kami mendatangi pemerintah di tingkat kelurahan untuk menyampaikan penolakan adanya rencana tersebut dengan alasan apapun. Mohon ini jadi perhatian,” tegas mantan aktivis mahasiswa itu.
Penolakan warga, kata Agung, berdasarkan pada ancaman kelestarian yang berdampak besar bagi keseimbangan ekosistem di kampungnya.
Ia menduga ketika ada aktivitas penggalian di wilayah itu, berdampak terhadap kerusakan lingkungan. “Bagi masyarakat kami khususnya, gunung tersebut menjadi simbol kampung yang perlu dijaga sampai kapan pun,” harap dia.
Baca juga : Geng Motor Tawuran di Jalan Galunggung Kota Tasik, 2 Dibawa ke RSUD
Menurut dia, warga tidak meminta banyak, hanya membiarkan suasana hijau di kampung tetap terawat. Kemudian tidak ada aktivitas-aktivitas yang ditaksir mengancam keseimbangan ekosistem lingkungan.
“Aksi seperti ini direncanakan akan terus berlangsung selama aktivitas yang mengancam keseimbangan lingkungan di daerah kami tetap ada,” tegas Agung.
Terpisah, Sekretaris Lurah Cipawitra Hendi Pariadi belum bisa memberikan keterangan terkait adanya sejumlah alat berat di Kampung Gunung Nangka.
Pihaknya akan terlebih dahulu menelusuri adanya protes warga. “Kita belum bisa memberikan keterangan, kami akan cek terlebih dahulu,” singkat dia.
(igi)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: