KPU Pangandaran Evaluasi Pilkada 2020

KPU Pangandaran Evaluasi Pilkada 2020

PANGANDARAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran menggelar rapat evaluasi akhir tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran 2020. Rapat digelar di salah satu hotel di Kabupaten Pangandaran Rabu (3/3/2021).

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin mengatakan dalam evaluasi tersebut, pihaknya fokus pada beberapa catatan-catatan penting selama pelaksanaan tahapan Pilkada.

“Khususnya kita mengevaluasi soal ketentuan penerapan protokol kesehatan selama tahapan Pilkada 2020,” ujarnya kepada wartawan Rabu (3/3/2021).

Koordinasi dan kolaborasi strategis antar kelembagaan selama tahapan Pilkada, menjadi solusi dalam menyelesaikan Pilkada di tengah pandemi.

“Tidak hanya keamanan, tapi jaminan keselamatan masyarakat selama Pilkada harus dilakukan dan itu hanya bisa dilakukan dengan koordinasi dan sinergitas antar lembaga,” ujarnya.


Soal anggaran sisa dari tahapan Pilkada, menurut Muhtadin, tentu saja ada, terutama dari refocusing anggaran. “Beberapa kegiatan masuk ke wilayah sisa anggaran,” jelasnya.

Pihaknya belum memastikan sisa anggaran tersebut, karena masih dihitung. Namun dia menyebut estimasi anggaran yang dihabiskan dalam Pilkada 2020 sekitar Rp 29 miliar. “Tapi itu juga belun real yah, tapi sekitaran,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan indikator kesuksesan penyelenggaraan Pilkada bisa dilihat.

Diantaranya reward yang diterima KPU sebagai JDIH terbaik dan soal persidangan di MK. “Kalau saya menilai bagus terlalu subyektif, karena saya pemenang Pilkada,” katanya saat rapat. (den)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: