Pembacokan Karyawan Barber di Kota Banjar itu Ternyata Ini Masalahnya

Pembacokan Karyawan Barber di Kota Banjar itu Ternyata Ini Masalahnya

Radartasik.com, BANJAR - Peristiwa pembacokan terhadap karyawan pangkas rambut itu terungkap hanya gara-gara gadis gebetan disalip teman. Gadis yang diperebutkan tersebut mulanya merupakan gebetan pelaku (RA) hingga membuatnya kalap. 

"Korban dan pelaku sebenarnya teman dekat, sering nongkrong dan ngopi bareng," kata Angga Maulana, pemilik pangkas rambut Yaybarbers di Jalan Kapten Jamhur, kepada radartasik.com, Senin (7/3/2022).

Angga mengaku tak mengetahui bagaimana pembacokan itu bisa terjadi. Saat insiden pembacokan, dirinya berada di Tasik sedang mengikuti seserahan pernikahan. Dirinya mendapat kabar melalui sambungan telpon dari karyawan kedai kopi ikhwal kejadian pembacokan tersebut. 

Angga menjelaskan, pembacokan diduga dipicu masalah perempuan. Pelaku gerah dan tak mampu menahan emosi setelah mengetahui sang gebetan malah jadian dengan korban. 

"Awalnya mau dibicarakan baik-baik, pelaku sudah menunggu di tempat kerja korban. Tidak lama korban datang," jelasnya.

Saat itu, keduanya ngobrol di tempat parkiran untuk menyelesaikan masalah. Tidak lama kemudian, terjadi percekcokan hingga akhirnya pelaku mengeluarkan senjata tajam (sajam). Korban lari ke arah dapur kedai kopi, yang bersebelahan dengan pangkas rambut tempatnya bekerja.  

"Saat lari ke dapur, korban terjatuh karena lantai licin. Di sana pelaku membacok kepala korban hingga bersimbah darah," tuturnya. 

Sambung dia, peristiwa pembacokan itu terekam jelas kamera pengawas CCTV yang berada di dapur kedai kopi. Pembacokan terjadi pagi, dan baru ada satu pelanggan yang sedang nongkrong. Karena mendengar ribut di dapur, pelanggan itu memisahkan keduanya. 

"Kebetulan yang di dapur sama mini bar, cewek semua yang jaga mereka hanya berteriak-teriak," jelasnya.

Kondisi korban yang bersimbah darah, langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Sementara pelaku pulang ke rumahnya. "Iya sudah dilaporkan ke polisi saat kejadian itu juga oleh paman korban," ujarnya. (Anto Sugiarto/Radartasik.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: