Dugaan Percobaan Penculikan Bocah, Ternyata Pemotor Niat Menolong. Begini Ceritanya...
Kamis 02-12-2021,07:00 WIB
Radartasik.com, BANJAR - Peristiwa dugaan percobaan penculikan bocah berusia 6 tahun yang terekam kamera pengawas CCTV di SMAN 1 Banjar, Selasa (23/11/21) akhirnya terungkap.
Pengendara motor PCX warna hitam nopol Z 6649 TAG, ternyata dikendarai Mochamad Dery Saefulloh (35) warga Jalan Hamara Efendi Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman.
Usut punya usut, kejadian ini akhirnya terungkap bahwa terjadi miskomunikasi. Merunut kisah, berawal bocah yang dibonceng oleh kakeknya pulang sekolah bertabrakan dengan pengendara motor lain di Jalan Husen Kartasasmita sekitar Gang Soka depan klinik PKU Muhammadiyah.
"Saya ingin klarifikasi kejadian yang sebenarnya. Itu pun baru tahu dari istri kalau saya viral di media," kata dia kepada wartawan, Rabu (01/12/21) dikediaman Winda Nur'aini.
Dery sapaan akrab -- Mochamad Dery Saefulloh– mengisahkan, saat itu dirinya berboncengan dengan istrinya dari arah Tamkot. Namun di perjalanan, terjadi tabrakan antara motor dengan motor.
Dirinya bersama sang istri akhirnya turun dengan niat membantu Ikin Sodikin (kakek korban). Namun tiba-tiba Dzikram (cucunya) tiba-tiba naik ke motor dirinya begitu saja.
"Saya juga kaget kok tiba-tiba naik di motor, minta antar pulang ke arah Pintusinga. Lalu istri bilang anterin aja dulu, mau ngurus kakeknya, kasian," ungkapnya menirukan perintah istrinya.
Dzikram, sambung Dery, tidak berbicara sepatah kata saat ditanya alamat yang pasti rumahnya. Sehingga sepanjang jalan mengantarkan Dzikram sambil melirik kanan dan kiri. Belum sampai ke alamat yang dituju, dari arah belakang kakeknya mengejar naik motor, lalu memberikan tanda klakson berkali-kali.
"Pas di depan sekolah, saya berhenti. Lalu cucunya (Dzikram) turun dan berpindah ke motor kakeknya. Saya pun pamit bilang Assalamualaikum, balik kanan ke lokasi jemput istri," ulas dia.
Kejadian tersebut timbul karena terjadi miskomunikasi, sehingga menjadi viral. Terlebih dirinya dengan Winda masih ada hubungan keluarga.
Eli Nursalim (33) istri Dery menambahkan, membenarkan apa yang diceritakan suaminya. Saat kejadian, dirinya berniat membantu sang kakek dan Dzikram yang kala itu kecelakaan. Terlebih waktu itu sempat terlibat debat pengendara lain dengan kakeknya.
"Kemungkinan pengendara motor yang keluar dari Gang Soka yang salah. Rusuh (buru-buru, Red). Soalnya ada kantong plastik berisi sampah, kayaknya mau buang sampah," tuturnya.
Eli juga mengaku menyuruh suaminya mengantarkan anak sekolah yang bersama kakeknya itu. Tidak berselang lama, suaminya kembali datang, hingga akhirnya pulang ke rumahnya.
"Saya tahu dari saudara di media sosial, itu video rekaman CCTV mah Dery, suami abi. Naha bisa viral di medsos. Lalu saya hubungi nomor hape yang ada di medsos," ulas dia.
Sementara Winda Nur'aini, ibunda Dzikram semula tak mengenali bahwa pria yang memboceng anaknya itu adalah Dery. "Awal na mah nyeri hate. Henteu apal itu A Dery, da pake masker sama helm. A Dery mah masih saudara," pungkasnya.
Dia pun mengaku kejadian tersebut sebagai pembelajaran bagi semua masyarakat. Jika bertemu dengan orang yang tidak dikenal, jangan mudah terpengaruh dan lebih berhati-hati lagi. (anto sugiarto/radartasik.com)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: