Pengendara Keluhkan PJU Kawasan Junti Banjar-Cimaragas Padam

Pengendara Keluhkan PJU Kawasan Junti Banjar-Cimaragas Padam

Radartasik.com, BANJAR - Sebuah tautan status di media sosial Facebook milik akun Mien Raha Nyi Esi, Sabtu (13/11/21) mendadak viral dan dikomentari warganet. Isinya sebagai berikut; Assalamualaikum, punten acc min. 

Nembe telah kecelakaan di daerah junti, kumargi mercuri (lampu PJU) na parem. Motor na lumayan reksak. Atuh kemana pemerintah, sing hawatos yeh atos aya korban akibat mercuri poek alias paeh. 

Diduga telah terjadi kecelakaan sepeda motor hingga rusak, yang disebabkan oleh lampu PJU padam di daerah Junti tepatnya di jalan Banjar - Cimaragas Desa Balokang Kecamatan Banjar, Jumat (12/11/21) malam. 

Tautan status tersebut pun langsung dibanjiri berbagai komentar dari warganet lainnya. Seperti akun fb Galih Suningrat menyatakan anggaran habis panginten kanggo ngagugulung Covid-19.

"Junti mah lebetna Kabupaten Banjar janten moal di dangu," timpal akun fb Kakang Dingde sambil mengirim emo tertawa. 

Akun fb Acu Yulianto menyatakan; manawi di daerah junti teu aya anu janten wawakil rakyat kitu. Pami aya heg hare2 wae mah. Tong di caroblos dei mun nyalonken. 

"Motor na teu aya lampuan)," ujar akun fb Ari Septiyan Dwi Cahyo.

Lalu ditimpal akun fb Mien Raha Nyi Esi, "Poek pangintn a. Aya a sigaha na, atawa teu terang belokan," tulisnya.

"Aduh uhun atuh hawatos na tikungn mah," timpal balik akun fb Ari Septiyan Dwi Cahyo.

Menanggapi fenomena ini, Kepala UPTD Kelistrikan dan Laboratorium Dinas PU PRPKP Kota Banjar Asep Bunyamin mengatakan padamnya lampu PJU di daerah Junti karena ada yang konslet, sehingga tidak menyala.

"Kan lagi musim hujan, jadi ada yang konslet. Sehingga lampunya padam," tuturnya.

Diakuinya, di daerah Junti sedikitnya terdapat 14 titik lampu PJU. Di lokasi tersebut rawan kecelakaan, terlebih jalannya berkelok-kelok. 

"Itu yang kecelakaan sepertinya lampu motornya padam (mati), atau sedang dalam kecepatan kencang. Intinya harus hati-hati saat berkendara," ujar dia. (anto sugiarto/radartasik.com)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: