PPDB Online Jalur Zonasi Dibuka

PPDB Online Jalur Zonasi Dibuka

RADARTASIK.COM, TASIK - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA tahap kedua telah dibuka. Pada periode ini menggunakan jalur zonasi dengan kuota 50 persen. Pendaftaran dibuka 25 Juni hingga 1 Juli.


Dokumen persyaratan umum antara lain; ijazah SMP/surat keterangan lulus, akta kelahiran, kartu keluarga (minimal 1 tahun/30 Juni 2020), KTP orang tua, buku rapor (semester 1-5), dan mengisi surat tanggung jawab mutlak dari orang tua. Lalu, tinggal masuk website https://pendaftar.ppdb.disdik.jabarprov.go.id, setelahnya memilih sekolah yang ada di Kota atau Kabupaten Tasikmalaya.

“Jalur kedua atau zonasi ini intinya sekolah harus dekat dengan rumah. Artinya semakin dekat lokasi sekolah lebih baik dan presentase diterimanya banyak,” kata Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XII Tasikmalaya Dr Abur Mustikawanto MEd, Kamis (24/6/2021).

Dengan dibukanya tahap kedua ini, ia meminta siswa untuk segera mendaftar. Bisa langsung mengunggah dokumen yang sesuai dengan persyaratan ke laman pendaftaran PPDB yang telah ditentukan.

Tinggal melengkapi persyaratan pendaftaran melalui situs https://ppdb.disdik.jabarprov.go.id.

“Pendaftaran tahap 2 PPDB online sudah siap. Jangan sampai telat mendaftar, bisa lewat sekolah (SMP/MTs, Red) atau masing-masing di rumah,” ujarnya.

Pihaknya pun menyampaikan, ketika sekolah ada gangguan dalam PPDB bisa melakukan pengaduan ke KCD Wilayah XII Tasikmalaya.

“Biasanya koordinat rumah dengan sekolah kurang pas sehingga bisa menjadi dekat atau semakin jauh. Makanya kita selalu membantu jika kendala di lapangan,” katanya.

Kepala SMAN 10 Tasikmalaya Dr H Yonandi SSi MT menjelaskan, tahap kedua atau jalur zonasi mulai dibuka. Artinya calon peserta bisa mendaftar sekolah jarak terdekat dari rumah. “Rumus mendaftar tahap kedua adalah jarak terdekat. Setelah mendaftar, secara otomatis akan tersistem berdasarkan jarak,” ujarnya.

Lingkungan terdekat SMAN 10 Tasikmalaya adalah SMP/MTs yang berada di Kecamatan Mangkubumi. Seperti; SMPN 14 Tasikmalaya, MTs Al Mukhtariyah, MTss Al Ma'arif, MTss Al Ikhlas, dan lainnya. “Bagi yang alamat rumahnya di Mangkubumi pilihan pertama bisa sekolah terdekat,” katanya.

Ia pun menyebutkan jumlah daya tampung SMAN 10 Tasikmalaya yaitu 432 siswa. Namun untuk tahap pertama sudah terisi sekitar 216 siswa. “Untuk itu tahap kedua untuk jalur zonasi juga 216 siswa, semoga terpenuhi,” katanya.

Dengan terpenuhi jumlah siswa tersebut, pihaknya semangat membawa SMAN 10 Tasikmalaya (Seputas) menuju sekolah wisata religi, budaya dan akademik.

“Di sini biaya gratis dengan fokusnya dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta budi pekerti. Oleh karena semua anak diarahkan agar bisa memilih, apakah menjadi hafiz, mahir bahasa asing, mempunyai keterampilan hidup, dan pengembangan program Pendidikan Prakarya dan kewirausahaan (PKWU),” ujarnya.

Pihaknya juga punya kurikulum berbasis sains dan teknologi. Tujuannya mencetak sumber daya manusia yang memiliki keunggulan sehingga bisa survive atau bertahan menghadapi perkembangan zaman 10 tahun ke depan.

“Kita menyiapkan SDM yang bermanfaat untuk 10 tahun. Sehingga bisa siap menghadapi perubahan tantangan zaman yang begitu cepat,” katanya.

Senada, Kepala SMAN 8 Tasikmalaya Drs Guruh Maha Awan MPd menyampaikan, PPDB tahap kedua ini pihaknya akan menerima 198 siswa, dari total daya tampung 396 siswa pada tahun ajaran 2021/2022. Prosesnya sama, masih menggunakan online namun peserta harus menentukan pilihan ke sekolah terdekat.

“Jadi kalau yang bertempat tinggal di Tamansari, sebaiknya pilihan pertama ke SMAN 8 Tasikmalaya,” ujarnya. Untuk mendorong minat siswa pun, SMAN 8 Tasikmalaya berkomitmen mewujudkan warga sekolah yang mandiri.

“Artinya, memiliki karakter yang baik, antusias meraih prestasi, norma agama dan budaya menjadi pedoman,” katanya. (riz)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: