Tim TAA Polri Dalami Penyebab Pasti Kecelakaan Maut di Balikpapan
Minggu 23-01-2022,13:40 WIB
Radartasik.com — Duga kuat akibat rem blong truk kontainer dalam kecelakaan maut di simpang traffic light Muara Rapak, Balikpapan, pada Jumat (21/1), belum membuat Polri puas. Bahkan Polri sudah mengerahkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk ikut serta menyelidiki kasus kecelakaan maut di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut.
“Hasil TAA masih kita kaji dan rumuskan nanti hasilnya akan kita publish,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo kepada wartawan, Minggu (23/1).
Yusuf menuturkan, sejauh ini kecelakaan diduga kuat akibat rem blong. Namun, petugas masih terus mendalami guna memastikan adanya kemungkinan lain. “Hasil pemeriksaan sementara mekanisme dalam rem tersebut mengalami masalah, tapi secara teknik akan diperiksa kembali,” jelasnya.
Sebelumnya, kecelakaan maut ini terjadi di simpang traffic light Muara Rapak, Balikpapan, pada Jumat (21/1) pagi. Peristiwa ini diduga bermula saat truk toronton dengan nomor polisi KT 8534 AJ berangkat dari parkirannya Jalan Pulau Balang KM13 Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, pukul 05.00 WIT.
“Dengan muatan kontener 20 fit yang berisikan kapur pembersih air dengan berat 20 Ton yang hendak di antar ke Kampung Baru Balikpapan Barat,” kata Karo Ops Polda Kaltim Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan, Jumat (21/1).
Sesampai di depan Rajawali Foto KM 0,5, supir truk sudah mulai menurunkan gigi kendaraan dari 4 ke 3. Namun, sesampai di depan Bank Mandiri rem kendaraan sudah tidak berfungsi.
“Truk teronton meluncur laju dan menabrak yang ada di depannya. Pada saat kejadian Trafic light Muara Rapak warna merah,” imbuh Frans.
Setelah itu truk pertama kali menabrak sepeda. Berlanjut ke kendaraan lainnya yang tengah berhenti di traffic light. Total ada 6 kendaraan roda 4 yang diseruduk, sedangkan kendaraan roda dua berjumlah 14 unit. (jpg/try)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: