Basarnas Sebut 16 Orang Dinyatakan Hilang akibat Erupsi Gunung Semeru

Basarnas Sebut 16 Orang Dinyatakan Hilang akibat Erupsi Gunung Semeru

Radartasik.com — Sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal karena dampak awan panas guguran (APG) akibat erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Hal itu dikonfirmasi Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Surabaya I Wayan Suyatna. Wayan juga mengatakan, 16 orang masih dinyatakan hilang.

”Hingga saat ini, jumlah korban meninggal sebanyak 34 orang dan 16 orang masih dalam pencarian,” tutur Wayan, Selasa (7/12).

Basarnas menerjunkan 4 tim evakuasi. Mereka melakukan operasi pencarian terhadap korban terdampak awan panas guguran. Empat tim itu bergerak di beberapa titik. Yakni di Curah Kobokan, Kampung Renteng, dan lokasi penambangan pasir.

Saat ini, Wayan menyebut, aktivitas Gunung Semeru masih berpotensi meluncurkan awan panas guguran. Hal itu juga menjadi pertimbangan tim operasi dalam melakukan evakuasi korban.

Berdasar data Basarnas Surabaya, jumlah korban yang mengalami luka berat 26 orang dan luka ringan 82 orang. Para korban sudah menjalani perawatan di puskesmas dan rumah sakit. (jpg)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: