Stop Ghibah! Cara Menjaga Lisan agar Puasa Ramadhan Lebih Bernilai

Stop Ghibah! Cara Menjaga Lisan agar Puasa Ramadhan Lebih Bernilai

Cara menghindari ghibah di Bulan Ramadhan.-Istimewa -

2. Ingat konsekuensi ghibah yang mampu merusak persaudaraan sekaligus menghapus kebaikan yang telah dikumpulkan.

3. Isi waktu dengan aktivitas positif seperti tilawah, zikir, dan membaca agar ruang percakapan negatif semakin sempit.

4. Pilih lingkungan pergaulan yang memiliki komitmen sama dalam menjaga etika berbicara.

5. Latih mengganti topik pembicaraan menuju hal yang lebih bermanfaat ketika obrolan mulai mengarah pada aib seseorang. 

BACA JUGA:Tanpa Gadget Ngabuburit Makin Seru! Tradisi Main Bareng Anak Jaman Dulu Saat Ramadhan

6. Perbanyak diam sebagai bentuk cara mengontrol ucapan selama ramadhan yang paling realistis untuk banyak situasi.

7. Lakukan evaluasi setiap sore menjelang berbuka guna menilai sejauh mana keberhasilan menjaga lisan.

Metode ini tampak sederhana, namun efeknya sangat kuat dalam membangun kesadaran berkelanjutan.

Kunci utamanya terletak pada kemauan untuk terus memperbaiki diri dari hari ke hari.

Seiring waktu, disiplin tersebut akan berkembang menjadi menjaga lisan saat bulan ramadhan sebagai identitas pribadi yang melekat.

Seseorang yang terbiasa menahan diri akan lebih peka terhadap batas antara informasi dan fitnah. 

BACA JUGA:Kapan Puasa Dimulai? Ini Jadwal Sidang Isbat dan Perkiraan Awal Ramadhan 2026

Ia tidak lagi menikmati percakapan yang merendahkan, tetapi mencari dialog yang mencerahkan.

Inilah transformasi yang diharapkan lahir dari proses puasa yang benar.

Ramadan pun berubah menjadi momentum revolusi akhlak, bukan sekadar rutinitas tahunan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait