Komisi II DPRD Mengecek Progres Pengelolaan Banjar Waterpark
Kamis 27-01-2022,19:50 WIB
Reporter:
sandy aw|
Editor:
radartasik.com, BANJAR — Komisi II DPRD Kota Banjar melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Banjar Waterpark (BWP), Kamis (27/1/2022), menindaklanjuti adanya pencurian aset Perusahaan Daerah (Perusda) BWP.
Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar
Asep Saefurrohmat mengatakan pihaknya ingin mengetahui apakah aset Perusda
BWP yang dicuri itu masih milik pemkot atau pihak ketiga.
“Kita datang ke sini melihat langsung kondisi
BWP dan memastikan asetnya masih milik pemkot atau bukan,” kata dia kepada wartawan di lokasi.
Menurut
Asep Saefurrohmat, pembangunan
BWP menelan anggaran yang tidak sedikit sehingga aset yang ada harus dijaga jangan sampai dicuri lagi. Karena pengelolaan
BWP itu sudah dikerjasamakan dengan pihak ketiga, makan pengelola harus menjamin keamanan dan perawatan aset
BWP.
“Saya optimis
BWP bakal maju jika dikelola oleh pihak ketiga. Namun sejak MoU sampai saat ini belum ada progresnya,” tuturnya.
Asep Saefurrohmat menyatakan apabila pihak ketiga gagal menunjukkan progres positif dalam pengelolaan
BWP, maka Pemkot Banjar harus memberikan teguran.
“Ya kalau dibiarkan terus menerus seperti ini, akan sampai kapan
BWP memiliki penghasilan. Jika tidak berjalan berdampak pada PAD,” katanya.
Menurut dia, sudah berapa tahun ke belakang
BWP tidak beroperasi lantaran kondisinya terbengkalai cukup lama. DPRD akan mengundang pihak ketiga untuk rapat kerja menindaklanjuti pengelolaan
BWP.
Direktur Perusda
BWP Dadan Suhendar menambahkan aset
BWP masih milik Pemkot Banjar. Hanya saja aset yang ada tidak berfungsi. Nanti akan diganti dengan yang baru oleh pihak ketiga sesuai isi MoU.
“Ya rencana bulan Februari akan mulai action lagi, melakukan pembenahan
BWP secara bertahap,” ucapnya.
Sebelumnya, menurut
Dadan Suhendar,
BWP sudah mulai dibenahi. Namun terkendala pandemi Covid-19 sehingga terhenti.
Perusda
BWP meminta pihak ketiga segera melakukan progresnya sesuai kesepakatan bersama.
“Ya November tahun kemarin harusnya sudah ada progres, hanya alasannya masih terkendala pandemi Covid-19. Itu yang menjadi hambatannya,” tuturnya.
Dadan Suhendar tetap optimis pihak ketiga akan melakukan perbaikan sesuai kesepakatan bersama. Dengan demikian,
BWP bisa beroperasi kembali. (Anto Sugiarto / radartasik.com)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: