Layanan di Puskesmas 1 Banjar Dikeluhkan Warga

Layanan di Puskesmas 1 Banjar Dikeluhkan Warga

radartasik.com, BANJAR — Yusnita Wulansari, warga Desa Banjar Kecamatan Banjar mengeluhkan antrean layanan kesehatan yang dibatasi hanya 40 orang per hari di Puskesmas 1 Banjar. Ia mengaku sudah dua hari datang ke puskesmas, namun tak kunjung mendapat nomor antrean untuk berobat.


Akhirnya, ia pindah ke Puskesmas Banjar 3 untuk mendapat pelayanan pengobatan. “Hari pertama pada Selasa (23/11/2021) sekitar pukul 10 lebih saya datang ke Puskesmas Banjar 1, namun sudah habis nomor antrean. Hari kedua (kemarin, Red) saya datang lagi sekitar pukul 9 lebih, namun kehabisan juga nomor antrean. Akhirnya saya ke Puskesmas Banjar 3 pukul 10 lebih, baru dapat nomor antrean dan bisa berobat,” kata Yusnita, Rabu (24/11/2021).

Ia mengaku akan berobat gigi dan konsultasi kulit akibat digigit nyamuk yang lukanya tak kunjung sembuh. Ia juga mengaku punya riwayat penyakit gula.

“Harapan saya sistem pelayanan antreannya diubah menjadi pembatasan jam. Supaya masyarakat seperti saya masih bisa terlayani. Saya butuh pengobatan,” kata dia.

Ia mengaku datang ke Puskesmas Banjar 1 lantaran sebelumnya pelayanannya bagus. Namun kini ia mendapat pengalaman buruk selama dua hari tidak terlayani.

“Awalnya pelayanan bagus di Puskesmas Banjar 1 ini, tapi sekarang saya malah kesulitan untuk mendapat pelayanan pengobatannya. Akhirnya ke Puskesmas Banjar III dan alhamdulillah terlayani,” katanya.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Rabu (24/11/2021) sekira pukul 17.22, Kepala Puskesmas Banjar 1 Dr lin Solikin SKM tidak merespon. Upaya konfirmasi melalui pesan tertulis pada pukul 17.24 juga tidak ditanggapi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar Dr Andi Bastian belum mendapat laporan terkait keluhan tersebut. “Belum, saya belum mendapat laporan. Malah justru tahunya sekarang dari kang Cecep (wartawan Radar, Red),” kata Andi Bastian.

Sementara itu, keluhan tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial Facebook. Akun Sekilas Info Banjar yang meng-upload keluhan itu dibanjiri tanggapan netizen.

“Kudu ditinjau ulang atuh ku pihak terkait. Pados Aya perubahan dalam pelayanan,” tulis Salim Rohman dalam kolom komentar.

Akun Facebook Dinkes Banjar pun menanggapi. “Terima kasih atas informasinya, akan kami tindak lanjuti,” tulisnya. (cep)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: