Kadaka, Si Pakis Sarang Burung yang Banyak Digemari Pecinta tanaman Tanaman Hias

Kamis 05-03-2026,13:40 WIB
Reporter : Denden Rusyadi
Editor : Denden Rusyadi

RADARTASIK.COM - Di tengah tren tanaman hias daun populer yang kian digemari pecinta dekorasi rumah, kadaka hadir sebagai pilihan elegan yang mampu mengubah sudut hunian terasa lebih hidup dan berkelas.

Berbeda dari tanaman berbunga yang mengandalkan warna mencolok, kadaka justru memikat lewat bentuk daun unik yang memberi kesan alami dan menenangkan.

Tanaman bernama latin ini termasuk keluarga paku-pakuan yang dikenal tahan di lingkungan lembap dan teduh.

Di habitat aslinya, kadaka sering tumbuh menempel pada batang pohon besar dengan suasana sejuk dan minim paparan sinar matahari langsung.

Tak heran jika banyak orang menyebutnya pakis sarang burung karena susunan daunnya menyerupai bentuk sarang yang mengembang rapi.

Karakter daun yang panjang, tebal, sedikit bergelombang, serta berwarna hijau cerah membuat kadaka tampil menonjol tanpa terlihat berlebihan. 

BACA JUGA:Marigold di Halaman Rumah, Tanaman Hias Cantik Tahan Panas dengan Manfaat Kesehatan dan Nilai Ekonomi Tinggi

Ketika ditempatkan di dalam pot, daunnya akan melebar dan menjuntai ke samping sehingga cocok diletakkan di teras atau ruang tamu.

Sementara itu, jika ditanam langsung di tanah, pertumbuhan daun cenderung lebih tegak dan terlihat kokoh.

Tanaman ini bahkan mampu tumbuh hingga tinggi sekitar 150 sentimeter dengan lebar daun lebih dari 20 sentimeter saat dirawat dengan baik.

Menariknya, warna daun kadaka bisa berubah tergantung intensitas cahaya yang diterimanya setiap hari.

Daun akan tampak hijau tua saat berada di dalam ruangan, namun dapat berubah kekuningan jika terlalu sering terkena sinar matahari langsung.

Karena itu, memahami cara merawat tanaman kadaka menjadi kunci utama agar tampilannya tetap segar dan tidak mudah rusak. 

BACA JUGA:Tanaman Hias Bromelia Tumbuh Subur di Kayu Mati, Cara Praktis Bikin Taman Makin Estetik dan Bernilai Seni

Penyiraman ideal dilakukan setiap tiga hari sekali dengan memastikan air tidak menggenang di media tanam.

Kategori :