7 Cara Mudah Tanam Cabai di Botol Bekas, Praktis dan Cocok untuk Lahan Sempit
Tanaman cabai dalam botol bekas dengan sistem hidroponik sederhana.-Istimewa -
RADARTASIK.COM - Cara menanam cabai dengan botol bekas menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin bercocok tanam di lahan terbatas dengan biaya yang minim.
Metode ini memanfaatkan botol plastik bekas berukuran 1,5 liter yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Botol tersebut dipotong menjadi dua bagian untuk dijadikan wadah tanam sederhana namun efektif.
Bagian luar botol disarankan dilapisi bahan berwarna gelap seperti plastik atau kantong kresek bekas.
Lapisan ini berfungsi melindungi larutan nutrisi dari paparan sinar matahari langsung agar tidak cepat rusak.
Teknik ini termasuk dalam konsep hidroponik sederhana dari botol plastik yang semakin populer di kalangan pemula.
Selain hemat biaya, metode ini juga ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah plastik.
BACA JUGA:Mau Coba Tanam Buah di Rumah? Ini 8 Tanaman Hidroponik yang Mudah dan Cepat Panen
Pada bagian atas botol, media tanam berupa tanah gembur dimasukkan sebagai tempat tumbuh akar tanaman cabai.
Bibit cabai yang sudah siap tanam kemudian dipindahkan ke dalam media tersebut dengan hati-hati.
Sementara itu, bagian bawah botol diisi larutan nutrisi hidroponik seperti AB mix.
Konsentrasi nutrisi pada tahap awal pertumbuhan disarankan berada pada kisaran 600 hingga 800 ppm.
Saat tanaman mulai berbunga, nutrisi dapat diganti dengan formula khusus fase generatif.
Langkah ini merupakan bagian dari teknik budidaya cabai sistem sumbu yang cukup efektif untuk pemula.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: