7 Hal Penting Wajib Diperhatikan, Mobil Dipaksa Lewat Banjir Bisa Jebol

Jumat 23-01-2026,19:01 WIB
Reporter : Ruslan
Editor : Ruslan

Gelombang air yang ditimbulkan kendaraan lain dapat membuat ketinggian air naik secara tiba-tiba.

Riak tersebut berisiko masuk ke ruang mesin melalui saluran udara.

Menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan maupun dari arah berlawanan sangat penting untuk menghindari risiko ini.

BACA JUGA: Fitur dan Spesifikasi Yamaha WR155 R 2026: Gunakan Dual Purpose Tire with Aluminium Rims

5. Gunakan Gigi Transmisi Terendah

Saat terpaksa melintasi genangan yang masih tergolong aman, pengemudi disarankan menggunakan gigi transmisi terendah. Pada mobil manual, gigi satu menjadi pilihan utama, sedangkan mobil otomatis dapat menggunakan posisi D, L atau S sesuai kondisi.

Cara ini membantu menjaga putaran mesin tetap stabil dan meminimalkan risiko air terhisap ke mesin.

6. Jangan Memaksakan Mobil Saat Air Terlalu Tinggi

Jika air sudah melebihi setengah tinggi ban atau kolong mobil tidak lagi terlihat, perjalanan sebaiknya dihentikan.

Memaksakan kendaraan dalam kondisi tersebut berisiko menyebabkan kerusakan serius pada mesin, transmisi, dan sistem kelistrikan, yang berujung pada biaya perbaikan besar.

7. Jangan Menyalakan Mesin Jika Mobil Terendam

Kendaraan yang telah terendam banjir tidak boleh langsung dinyalakan, baik mobil bermesin bensin, diesel, hybrid, maupun listrik.

BACA JUGA: Honda Akan Meluncurkan Motor Terbaru 2026 Bulan Depan, Simak Bocoran Spesifikasi Utamanya!

Menyalakan mesin dalam kondisi tersebut dapat menimbulkan kerusakan fatal.

Langkah yang dianjurkan adalah menghubungi layanan derek dan membawa mobil ke bengkel resmi untuk pemeriksaan menyeluruh.

Perhatikan Ketentuan Garansi Kendaraan

Kerusakan akibat banjir umumnya tidak termasuk dalam cakupan garansi kendaraan.

Oleh karena itu, pemeriksaan di bengkel resmi sangat dianjurkan agar kerusakan dapat terdeteksi sejak dini dan mendapatkan penanganan sesuai standar pabrikan.

Dengan memahami langkah-langkah tersebut, risiko kerusakan mobil akibat banjir dapat diminimalkan.

Keselamatan pengendara tetap menjadi prioritas utama, diikuti dengan upaya menjaga kondisi kendaraan agar tidak mengalami kerusakan fatal.

Kategori :