Keberadaan masjid ramah pemudik juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di rest area resmi. Dengan adanya alternatif tempat singgah, arus pemudik bisa lebih merata.
Program ini sekaligus memperkuat pelayanan publik berbasis komunitas. Masjid menjadi pusat solidaritas sosial yang melibatkan pengurus, relawan, dan masyarakat sekitar.
Kementerian Agama berharap program ini mampu meningkatkan kenyamanan pemudik. Selain itu, masjid dapat berperan aktif dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Nataru.
Penyampaian program ini dilakukan dalam rapat koordinasi lintas sektoral pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Rapat tersebut digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta.
BACA JUGA:Link Cek Status Desil DTSEN Penerima Bansos Desember 2025 Bisa Diakses via HP
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan kementerian dan lembaga, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memastikan libur Nataru berjalan aman, lancar, dan nyaman. Masjid ramah pemudik menjadi salah satu pilar penting dalam pelayanan masyarakat selama musim liburan akhir tahun.