Melalui inisiatif ini, BSI berperan aktif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dengan cara mengoptimalkan hilirisasi dan monetisasi emas.
Selain sebagai instrumen investasi, emas juga dianggap dapat meningkatkan stabilitas ekonomi masyarakat melalui sistem keuangan berbasis aset riil.
Transformasi Digital Lewat Aplikasi BYOND by BSI
Cahyo menegaskan bahwa BSI kini memperkuat infrastruktur teknologi informasi untuk mendukung transaksi emas secara digital.
Penguatan kapasitas IT ini diwujudkan lewat pengembangan e-channel BSI yang mudah diakses kapan pun.
Aplikasi BYOND by BSI kini memiliki fitur Bank Emas yang memungkinkan nasabah untuk:
- Membeli emas digital.
- Menjual emas kapan saja.
- Mentransfer emas ke sesama pengguna.
- Mencetak emas fisik minimal 2 gram.
BSI juga memfasilitasi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas dengan modal ringan.
Nasabah bisa memiliki BSI Emas mulai dari Rp 50 ribu atau memilih Cicil Emas mulai dari 5 gram.
BACA JUGA: Rahasia Wiper Mobil Awet, Kaca Tetap Jernih Meski Dihajar Hujan
Bisnis Emas BSI Tumbuh Pesat di 2025
Sejak resmi diluncurkan sebagai Bank Emas pada 26 Februari 2025, bisnis emas BSI menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
Total bisnis emas BSI tercatat naik 72,82% year on year (YoY), mencapai nilai Rp 18,76 triliun.
Rinciannya terdiri dari: