Salah satu pelaku seni, Isa Perkasa, menilai Pasar Seni ITB sebagai momentum penting bagi kolaborasi dan inovasi seni Indonesia.
BACA JUGA: Pemkab Tasikmalaya Siap Rebut Juara Makuta Binokasih, Tegas Tolak Julukan Daerah Terkotor
BACA JUGA: Cemburu karena TikTok, Suami di Tasikmalaya Aniaya Istri hingga Luka Parah
Dia menuturkan festival ini bukan sekadar pameran karya, melainkan laboratorium kreatif di mana seniman dapat bereksperimen lintas medium.
Dia juga menegaskan teknologi bukan ancaman bagi seni, tetapi jembatan untuk memperluas dialog antara seniman dan publik.
Sebagai sponsor utama, Bank Mandiri menegaskan dukungannya terhadap pengembangan industri kreatif di Indonesia.
Vice President Transaction Banking Retail Bank Mandiri Region VI/Jawa 1 Bery Agung Puspandika mengatakan dukungan ini sejalan dengan semangat HUT ke-27 Bank Mandiri yang bertema ”Sinergi Majukan Negeri.”
BACA JUGA: Ini Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
BACA JUGA: Pesantren Nashrul Haq Dukung Polres Tasikmalaya Kota Bangun Lingkungan Aman dan Damai
Dia menjelaskan Pasar Seni ITB adalah wujud nyata sinergi antara kreativitas, teknologi, dan inklusivitas.
Bank Mandiri berharap festival ini dapat menginspirasi generasi muda untuk berani berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Dalam acara ini, Bank Mandiri juga menyediakan kemudahan transaksi digital bagi pengunjung.
Melalui berbagai kanal pembayaran seperti QRIS Livin’ by Mandiri, Mandiri Debit, Mandiri Kartu Kredit dan Mandiri e-Money, seluruh transaksi di area acara dapat dilakukan dengan cepat dan aman.
BACA JUGA: Sekolah Swasta di Kota Tasikmalaya Harus Spesialis dan Berkarakter, kenapa?
BACA JUGA: Prediksi Peluang Timnas Indonesia versi Superkomputer, Patrick Kluivert Yakin Lolos!
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati promo eksklusif potongan Rp 10.000 untuk pembelian tiket wahana interaktif melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.