Secara umum, pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa (y-on-y) tercatat sebesar 5,24 persen.
BACA JUGA: Optimalisasi Wisata Berbasis Jalur Kereta Api, Reaktivasi Jalur KA Banjar-Pangandaran Segera?
Pulau ini menyumbang 56,94 persen terhadap ekonomi nasional pada triwulan II 2025.
Jawa Barat sendiri memberikan kontribusi 22,55 persen terhadap ekonomi Pulau Jawa.
Capaian pertumbuhan Jawa Barat berada di posisi keempat bersama Jawa Timur, masing-masing sebesar 5,23 persen.
Provinsi dengan pertumbuhan tertinggi adalah DI Yogyakarta dengan 5,49 persen.
DKI Jakarta menjadi yang terendah dengan pertumbuhan 5,18 persen.
Faktor Pendukung Pertumbuhan Ekonomi Jabar
Beberapa faktor turut mendorong ekonomi Jawa Barat selama triwulan II 2025.
Di antaranya adalah momentum Idul Adha dan musim haji.
BACA JUGA: BTN Tambah Kuota FLPP, Akses Rumah Layak Semakin Mudah
Mobilitas masyarakat selama Januari hingga Juni 2025 juga meningkat, tercermin dari data wisatawan nusantara.
Tingkat hunian kamar hotel turut meningkat sebesar 8,38 persen secara c-to-c.
Investasi juga mengalami peningkatan, dengan realisasi mencapai Rp 72,5 triliun.
Secara lengkap, kinerja ekonomi Jawa Barat tumbuh 2,33 persen (q-to-q), 5,23 persen (y-on-y), dan 5,11 persen (c-to-c).
Darwis menegaskan, sektor industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta informasi dan komunikasi menjadi pendorong utama dari sisi usaha.