Tradisi Papajar ke Danau, Pilihan Keluarga Jawa Barat Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Suasana keluarga berkumpul di tepi danau jawa barat menjelang rRamadhan. -Istimewa -
RADARTASIK.COM - Tradisi papajar menjelang Ramadhan kini menjelma sebagai momen hangat keluarga Jawa Barat yang memadukan silaturahmi, refleksi, dan rekreasi alam sebagai cara relevan Menyambut bulan suci Ramadhan di tengah gaya hidup modern.
Papajar yang dahulu identik dengan ziarah dan kunjungan rumah ke rumah kini mengalami pergeseran makna tanpa kehilangan ruh kebersamaan yang menjadi inti tradisi tersebut.
Bagi banyak keluarga, berwisata menjadi pilihan baru karena mampu menghadirkan ruang berkumpul yang lebih santai dan netral bagi semua generasi.
Alam, khususnya kawasan danau, dipilih karena menawarkan ketenangan yang selaras dengan suasana batin menjelang puasa.
Dari sinilah papajar berkembang sebagai Tradisi unik sebelum puasa Ramadhan yang tetap berakar pada nilai syukur dan kekeluargaan.
BACA JUGA:10 Menu Buka Puasa Ramadhan Murah Favorit Keluarga, Hemat tapi Tetap Mengenyangkan
Danau-danau di Jawa Barat menghadirkan lanskap sejuk yang memungkinkan keluarga berbincang panjang tanpa distraksi.
Suasana tenang ini membantu setiap anggota keluarga melakukan jeda sejenak dari rutinitas sebelum memasuki bulan ibadah.
Tidak hanya sebagai tempat rekreasi, danau juga menjadi ruang refleksi yang alami dan membumi.
Pilihan lokasi yang tepat membuat papajar terasa lebih bermakna, bukan sekadar jalan-jalan.
Berikut beberapa danau di Jawa Barat yang kerap dipilih keluarga untuk menggelar papajar.
BACA JUGA:Ngabuburit: Cara Masyarakat Mengisi Waktu Saat Menanti Waktu Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan
1. Situ Gede, Tasikmalaya
Situ Gede dikenal dengan danau tenang yang memiliki pulau kecil berhutan di tengahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: