Maka dari itu Pemerntah Kota Tasikmalaya dihimbau untuk bersiap-siap dari sejak saat ini.
“Salah satunya sediakan lahan untuk membangun etalase produk lokal Kota Tasikmalaya, di sekitar Ekit Tol Getaci,” ungkapnya.
Exit Tol Getaci di Kota Tasikmalaya akan ditempatkan di Jalan Sewaka. Jalur Jalan Sewaka sebagian besar masuk ke Kelurhan Sambongjaya.
BACA JUGA:Ramai Virus BCA Mobile, Begini Penjelasan Presiden Direktur BCA
Exit Tol Getaci ini nantinya akan menyambung dengan beberapa jalan yang menuju pusat Kota Tasikmalaya dan menuju jalan baru lingkar timur utara Kota Tasikmalaya.
Bila menelusuri peta Kota Tasikmalaya, titik exit Tol Getaci kemungkinan besar akan berada di sekitar daerah simpang Jalan Sewaka dengan Jalan Mashudi serta Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tasikmalaya.
Lokasi simpang tersebut adalah titik yang paling strategis untuk menjadi pintu masuk ke pusat Kota Tasikmalaya, kemudian menuju jalan baru lingkar timur utara Kota Tasikmalaya.
Ujung dari jalan Tol Getaci akan berada di dua Kelurahan di ujung Kota Tasikmalaya, yaitu Kelurahan Ciakar dan Kelurahan Ciherang di Kecamatan Cibeureum, yang juga berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya.
BACA JUGA:Kisah Lucu Abu Nawas Berani Nungging ke Baginda Raja Harun Al Rasyid Malah Gondol Hadiah
Perlu dicatat bahwa pembangunan jalan tol Getaci akan melewati 4 kecamatan dengan 15 kelurahan di Kota Tasikmalaya.
Upaya akan dilakukan agar jalan tol ini tidak merusak pemukiman warga dan menghindari lokasi padat penduduk.
Jalan Tol Getaci memiliki ciri khas sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia, membentang sepanjang 206,65 km dan melintasi dua provinsi, yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah. Tol ini terdiri dari 4 seksi dengan panjang total masing-masing seksi.
Proyek tol Getaci ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional dan direncanakan akan dibangun dalam dua tahap.
BACA JUGA:Pertamina Targetkan BBM Baru Tersedia Di Seluruh Pulau Jawa
Tahap pertama Gedebage – Tasikmalaya akan dimulai pada tahun 2022 dan selesai pada tahun 2024, sedangkan tahap kedua Tasikmalaya – Cilacap akan dimulai pada 2027 dan selesai pada 2029.
Jalan tol ini akan dilengkapi dengan 9 buah simpang susun dan 1 buah junction, yaitu junction Gedebage yang akan terkoneksi dengan jalan tol Padalarang – Cileunyi (Padaleunyi).