Modul memori dimasukkan ke dalam slot dengan hati-hati untuk memastikan koneksi yang baik. Modul memori memberikan ruang penyimpanan sementara yang cepat untuk data dan instruksi yang diproses oleh CPU.
4. Slot Ekspansi (PCI/PCIe Slots)
Slot Ekspansi, seperti PCI (Peripheral Component Interconnect) dan PCIe (PCI Express), memungkinkan penggunaan kartu ekspansi tambahan, seperti kartu grafis, kartu suara, kartu jaringan, dan perangkat lainnya.
BACA JUGA:Jangan Buang Struk Makan Restoran di Kota Tasikmalaya, Cukup Upload di IG dan WA Bisa Dapat Hadiah
Slot ini memberikan konektivitas dan fungsi tambahan yang tidak disediakan oleh komponen dasar motherboard.
5. Port SATA
Port SATA (Serial ATA) digunakan untuk menghubungkan perangkat penyimpanan seperti hard drive dan solid-state drive (SSD) ke motherboard. Port SATA memberikan transfer data yang cepat dan efisien antara perangkat penyimpanan dan komputer.
6. Port USB
Port USB (Universal Serial Bus) digunakan untuk menghubungkan perangkat input/output eksternal seperti keyboard, mouse, printer, dan perangkat penyimpanan eksternal ke komputer.
Motherboard biasanya dilengkapi dengan beberapa port USB untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna.
7. Port Ethernet
Port Ethernet digunakan untuk menghubungkan komputer ke jaringan lokal atau internet menggunakan kabel jaringan.
Port ini memberikan konektivitas jaringan yang stabil dan cepat untuk komputer.
8. BIOS Chip
BIOS (Basic Input Output System) Chip adalah chip kecil yang berisi firmware yang bertanggung jawab untuk memulai dan menginisialisasi sistem saat komputer dinyalakan.
Chip ini menyimpan pengaturan dasar sistem dan memastikan bahwa semua komponen hardware berfungsi dengan baik.