Caranya adalah dengan menutup putaran gas dan menurunkan ke perseneling yang lebih rendah.
Setelah itu, tariklah tuas rem depan dan belakang secara bersamaan baru kemudian ditarik secara bergantian agar proses pengereman bisa maksimal.
Cara tersebut bertujuan untuk menghindari benturan keras yang terjadi antara aspal dan ban motor yang Anda kendarai.
Apabila sempat, lihatlah ke arah spion guna memastikan bahwa tidak ada pengguna jalan lain yang akan lewat di sekitar lokasi Anda.
BACA JUGA: 22 Daftar Pemain Kekuatan Persib untuk Hadapi Arema FC, Kok Tidak Ada Nama Achmad Jufriyanto, Coach?
Namun jika tidak sempat, maka gunakan metode menarik tuas rem secara bergantian hingga motor berhenti.
Setelah memastikan bahwa kondisi di sekitar aman, barulah Anda pindah jalur untuk menghindari jalanan yang rusak atau berlubang.
Jika jarak pengereman tersebut terlalu pendek, sambil mengurangi kecepatan motor sebaiknya angkat pinggul Anda.
Dengan demikian, Anda tidak akan terpental dari motor. Akan lebih baik jika menggunakan kecepatan yang konstan ketika melewati jalanan yang rusak dan baru menambah kecepatan ketika sudah melewati jalanan yang rusak tersebut.
7. Hindari Akselerasi Mendadak
Tips berkendara aman bagi pengguna motor yang berikutnya adalah dengan menghindari melakukan pengereman keras atau akselerasi secara mendadak.
Sebab, kondisi tersebut bisa mengakibatkan ban depan dan belakang mudah mengunci hingga terjadi selip pada saat melewati permukaan jalanan yang licin.
Akibatnya, jika pengemudi tidak siap dengan kondisi tersebut bisa jatuh bersama motornya.
BACA JUGA: Ayo Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 2023 Jabar Agar Motor Tidak Bodong Permanen
Selain itu, kondisi jalanan yang licin juga bisa menyebabkan sliding yang membuat keseimbangan pengendara motor jadi berkurang dan berpotensi terjatuh.
8. Memberi Kesempatan Pengguna Jalan di Depan untuk Menghindar