Tahun Perusuh

Sabtu 31-12-2022,05:30 WIB

Maka kami sepakat: Kang Sahidin akan membuat tungku darurat. Toh pasti banyak dahan kering di sekitar kamp. Kang Sahidin biasa bakar ikan. Nicky sudah membawa teko besar. Pipit membawa teko yang sama. Rupanya Pipit begitu terpengaruh oleh komentator yang nakal soal air panas.

Begitu mendengar bus rombongan tiba lebih dulu, saya langsung minta Pipit edarkan angket lewat HP: bagaimana kesan pertama mereka. Pilihan jawabannya hanya tiga: senang, biasa, kecewa.

Tiga orang langsung menjawab: senang. Yang lain tidak segera merespons. Mungkin sibuk cari kamar masing-masing. Ternyata mereka menerima kunci kamar. Bukan disuruh tidur di tenda. Sebagian lagi mungkin sibuk mengecek sekitar kamar: apakah ada kemungkinan didatangi ular, seperti yang diancamkan sebagian komentator.

Ternyata langit terang. Tidak hujan. Tidak badai. Tidak ada petir. Entah kalau sudah ada yang datang diam-diam melepaskan ular dekat kamar vila itu. 

Banten sudah berubah. Sudah ada jalan tol 45 km dari Panimbang ke Pandeglang. Tol baru. Diresmikan Agustus tahun ini. Ini untuk kali pertama saya tahu ada tol menuju Pandeglang. 

Memang Agrinex masih 2 jam dari mulut tol baru ini. Tapi jam 20.50 saya sudah bisa tiba di lokasi. Tanpa tol baru itu bisa jadi jam 24.00 saya baru tiba ketika mereka sudah terlelap menunggu ular.

Perjalanan Surabaya-Cikeusik harusnya melelahkan. Tapi semangat selalu bisa membunuh capek. Apalagi inilah kali pertama saya bersua dengan orang terdekat saya.

Gibran, Low Tuck Kwong, Sambo, Messi, Rara, Lesti, Putin, Kebaya Merah mewarnai tahun ini. Pun para Perusuh Disway mewarnai langit Cikeusik. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 30 Desember 2022: Tahun Gegap

Leong putu

Telat 0.035 detik. Semua gegara foto Nita Gunawan. Sekejap saya perhatikan, matanya seperti berkedip ke saya, ternyata saya yg masih belum 100 %. Hahaha.... Dasar mata lelaki ...wkwk

ALI FAUZI

Pak DIS membanggakan diri bisa wawancarai langsung orang terkaya baru Low Tuck Kwong --di tengah banyak media menulis: Tidak diketahui siapa Low Tuck Kwong. Saya acungi 20 jempol bila Pak DIS bisa wawancarai langsung Harun Masiku di tempat persembunyainnya.

Eddie Sebastian

Ex presiden ACT HANYA dituntut 4 tahun penjara atas dakwaan penggelapan Rp 117.000.000.000,00. Bagaimana hukum negara kita bisa membuat kapok orang korupsi?! Bandingkan dengan hukuman penjara untuk maling ayam. Oleh karena itu, tidak mengeherankan tidak sedikit yang menjuluki negeri kita sebagai negeri para bededah tempat munafikun berkumpul. Pengadaan kitab suci pun dikorupsi, padahal kitab sucinya diletakan diatas kepalanya waktu disumpah jabatan. Semua tahu tahu bahwa law enforcement lah yang menentukan peradaban sebuah bangsa, tapi para "penegak hukum" justru menjadi penghalang penegakan hukum itu sendiri karena termasuk salah satu pemainnya yg disebut sbg oknum. Ironi dan sekaligus memprihatinkan!!!

Digital Media Litarecy Channel

Kategori :