Meski begitu, aplikasi tersebut berfungsi mengidentifikasi masyarakat dalam pembelian bahan bakar subsidi.
"Saat ini proses uji coba pendaftaran lewat aplikasi masih hanya dilakukan untuk kendaraan roda empat ke atas seperti mobil, taksi, dan truk," ungkap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting.
Untuk roda dua serta elpiji, kata Irto, masih menunggu setelah pendaftaran BBM selesai.
"Pendaftaran untuk kendaraan roda empat, khusus yang Pertalite tanggal 1 Juli baru pendaftaran. Elpiji 3 kg masih pengembangan sistem. Belum ada registrasi, belum akan kami laksanakan," tukasnya.