radartasik.com, BANDAR LAMPUNG — Masyarakat terus memburu minyak goreng murah di supermarket, minimarket maupun pasar tradsional.
Di Bandar Lampung, puluhan warga menyerbu Indomaret di Jalan Wolter Mongonsidi, Gotong Royong, Tanjung Karang Pusat.
Pria maupun wanita berjubel dan berebut untuk mendapatkan kupon membeli minyak goreng kemasan murah.
Warga yang tidak sabar mengantre langsung menyerbu tanpa menerapkan protokol kesehatan sehingga mengakibatkan kerumunan.
Mawar, salah seorang warga yang ikut mengantre, mengaku mengantre di Indomaret tersebut untuk mendapatkan kupon dari pukul 14.00 WIB.
”Tetapi enggak dapet juga kuponnya bagaimana ini, minyak sudah langka juga, kasihani kami mau masak ini,” katanya, Kamis (17/2/2022).
Mawar berharap agar minyak goreng tidak semakin langka dan pemerintah dapat lebih memperhatian lagi.
”Minyak goreng ini salah satu kebutuhan karena kami masak pakai minyak, mudah-mudahan pemerintah lebih memperhatian lagi,” harap dia.
Pembeli lainnya bernama Tri menyesalkan sistem yang dibuat pihak Indomaret. Pasalnya, saat mobil pembawa minyak goreng datang, ia mengantri di depan kasir, namun tiba-tiba menggunnakan kupon.
”Saya tadi tuh sudah ada di depan kasir, tetapi justru pakai kupon, jadinya saya enggak dapat kupon, kesel sih karena saya harusnya dapat,” ujarnya.
Rima, pembeli lainnya, merasa senang lantaran tak sia-sia mengantri untuk mendapatkan minyak goreng.
”Senang akhirnya dapet karena antrenya sudah lama tetapi dapatnya cuma 1 liter dengan harga Rp 14 ribu,” katanya.
Driver Indomaret yang namanya enggan disebutkan mengatakan pengiriman ini dilakukan seminggu tiga kali yakni Selasa, Kamis, dan Sabtu.
”Tadi, saya antar ada delapan dus ada yang dua liter ada yang satu liter tapi saya gaktau juga karena saya cuma nganter aja,” jelasnya.
Tak hanya satu Indomaret, namun ada dua Indomaret lagi yakni Indomaret di Jalan Kartini, Tanjung Karang Pusat dengan jumlah sembilan dus dengan berbagai liter, dan Indomaret di Pasar Bambu Kuning Tanjung Karang Pusat sebanyak lima dus. (mrc32/jpnn)