Hati-Hati, Penularan Kasus Omicron Sudah Ditemukan di Daerah

Senin 03-01-2022,13:30 WIB
Reporter : Usep Saeffulloh

Radartasik.com,  SURABAYA - Penularan varian Omicron sudah ditemukan di daerah. Terbaru, seorang warga Surabaya, Jawa Timur positif varian baru dari virus Covid-19 itu. 

Hal itu didasarkan pada hasil whole genome sequencing (WGS) oleh Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) yang keluar pada Minggu dini hari (2/1/2021).

Direktur ITD Unair Prof dr Maria Inge Lusida MKes SpMK (K) PhD mengatakan, pasien pertama Covid-19 yang terdeteksi varian Omicron itu berasal dari Surabaya.

”Hasil analisis WGS sampel pasien yang dicurigai Omicron baru keluar tadi malam (kemarin, Red) lewat pukul 00.00. Hasilnya sudah pasti terkonfirmasi varian Omicron,” ujarnya.

Dia melanjutkan, sampel yang terkonfirmasi Omicron itu berasal dari pasien yang kini dirawat di salah satu RS swasta di Surabaya. Pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Bali. Bukan dari perjalanan luar negeri. 

”Kami menerima semua sampel pasien dari Jawa Timur. Pasien yang memiliki gejala dan sampelnya positif kami terima dan dikerjakan WGS-nya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, ITD Unair merupakan salah satu laboratorium yang ditunjuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan WGS. ITD Unair mencakup area Jatim untuk memeriksa sampel-sampel pasien Covid-19. 

”Jadi, deteksi WGS dari sampel-sampel pasien Covid-19 di Jatim sudah rutin kami lakukan. Baru satu kasus pertama terdeteksi varian Omicron,” terangnya.

Inge menjelaskan, sampel pasien yang terkonfirmasi itu masuk ke ITD Unair pada 28 Desember. Selanjutnya, sampel diperiksa. Pada 29 Desember, sampel tersebut masih dicurigai Omicron. Kemudian, terkonfirmasi Omicron pada Minggu dini hari. 

”Hasil temuan kami sudah dilaporkan ke Kemenkes, Balitbangkes (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan), Dinas Kesehatan Jatim, dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya,” paparnya.(jp)

Tags :
Kategori :

Terkait