Radartasik, DIABETES saat ini banyak menyerang banyak orang. Diabetes timbul karena kadar gula darah terlalu tinggi.
Para penderita diabetes wajib mengonsumsi obat untuk menjaga agar kadar gula darah mereka tetap stabil. Namun, ada beberapa cara sederhana ini juga bisa membantu menurunkan lonjakan gula darah Anda. Berikut ini penjelasannya seperti dilansir laman Genpi.co. 1. Gaya hidup Jika benar-benar ingin mengurangi lonjakan gula darah, Anda harus mempertimbangkan faktor gaya hidup yang bisa memengaruhi gula darah. Misalnya, stres dan tidur. Stres bisa memengaruhi kesehatan, menyebabkan sakit kepala serta peningkatan tekanan darah dan kecemasan. Stres juga telah terbukti memengaruhi gula darah. Saat tingkat stres naik, tubuh melepaskan hormon tertentu. Efeknya adalah melepaskan energi yang tersimpan dalam bentuk gula ke dalam aliran darah Anda untuk respons fight-or-flight. Satu studi terhadap 241 pekerja Italia menemukan peningkatan stres terkait pekerjaan secara langsung terkait dengan peningkatan kadar gula darah. Mengatasi stres secara aktif juga terbukti bermanfaat bagi gula darah. Dalam sebuah penelitian terhadap mahasiswa keperawatan, latihan yoga ditemukan bisa mengurangi stres dan lonjakan gula darah setelah makan. Kemudian, terlalu sedikit dan terlalu banyak tidur telah dikaitkan dengan kontrol gula darah yang buruk. Bahkan, mengalami satu atau dua malam yang buruk bisa memengaruhi kadar gula darah. Sebuah penelitian terhadap sembilan orang sehat menunjukkan, tidur terlalu sedikit, atau hanya selama 4 jam, meningkatkan resistensi insulin dan kadar gula darah. Kualitas tidur sama pentingnya dengan kuantitas. Sebuah penelitian menemukan tingkat tidur terlama menjadi yang paling penting dalam hal mengendalikan gula darah. 2. Rendah karbohidrat Karbohidrat menyebabkan gula darah naik. Ketika makan karbohidrat, makanan dipecah menjadi gula sederhana. Gula tersebut kemudian memasuki aliran darah. Saat kadar gula darah meningkat, pankreas melepaskan hormon yang disebut insulin. Ini yang mendorong sel-sel Anda untuk menyerap gula dari darah. Hal ini menyebabkan kadar gula darah turun. Banyak penelitian menunjukkan, mengonsumsi makanan rendah karbohidrat bisa membantu mencegah lonjakan gula darah. Diet rendah karbohidrat juga memiliki manfaat tambahan untuk membantu penurunan berat badan, yang juga bisa mengurangi lonjakan gula darah. 3. Makan lebih banyak serat Serat terdiri dari bagian-bagian makanan nabati yang tidak bisa dicerna oleh tubuh Anda. Ini sering dibagi menjadi dua kelompok, serat larut dan tidak larut. Serat larut, khususnya, bisa membantu mengontrol lonjakan gula darah. Ini larut dalam air untuk membentuk zat seperti gel yang membantu memperlambat penyerapan karbohidrat di usus. Selain itu, serat larut menghasilkan kenaikan dan penurunan gula darah yang stabil, bukan lonjakan. Serat juga bisa membuat Anda merasa kenyang, mengurangi nafsu makan dan asupan makanan. 4. Makan lebih sedikit karbohidrat olahan Karbohidrat olahan adalah gula atau biji-bijian olahan. Beberapa sumber karbohidrat olahan yang umum adalah gula meja, roti putih, nasi putih, soda, permen, sereal sarapan, dan makanan penutup. Karbohidrat olahan telah kehilangan hampir semua nutrisi, vitamin, mineral dan serat. Karbohidrat olahan memiliki indeks glikemik tinggi karena sangat mudah dan cepat dicerna oleh tubuh. Hal ini menyebabkan lonjakan gula darah. Sebuah studi observasional besar terhadap lebih dari 91.000 wanita menemukan, diet tinggi karbohidrat indeks glikemik tinggi dikaitkan dengan peningkatan diabetes tipe 2. Indeks glikemik karbohidrat bervariasi. Ini dipengaruhi oleh beberapa hal, termasuk kematangan, dan bagaimana karbohidrat dimasak atau disiapkan. Umumnya, makanan gandum memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, seperti kebanyakan buah-buahan, sayur non-tepung dan kacang-kacangan. 5. Minum lebih banyak air putih Tidak minum cukup air putih bisa menyebabkan lonjakan gula darah. Ketika Anda mengalami dehidrasi, tubuh menghasilkan hormon yang disebut vasopresin. Ini mendorong ginjal untuk menahan cairan dan menghentikan tubuh membuang kelebihan gula dalam urin Anda. Juga, mendorong hati Anda untuk melepaskan lebih banyak gula ke dalam darah. Satu studi terhadap 3.615 orang menemukan, mereka yang minum setidaknya 1 liter air putih sehari memiliki kemungkinan 21 persen lebih kecil untuk mengembangkan gula darah tinggi dibandingkan mereka yang minum 473 ml atau kurang per hari. Sebuah studi jangka panjang pada 4.742 orang di Swedia menunjukkan, selama 12,6 tahun, peningkatan vasopresin dalam darah dikaitkan dengan peningkatan resistensi insulin dan diabetes tipe 2. Lonjakan gula darah dan penurunan berikutnya yang mungkin dialami setelah makan makanan dengan indeks glikemik tinggi juga bisa meningkatkan rasa lapar dan bisa menyebabkan makan berlebihan serta penambahan berat badan. Berapa banyak air putih yang harus Anda minum, sering dibicarakan. Pada dasarnya, itu tergantung pada individu. Selalu pastikan Anda minum segera setelah merasahaus dan tingkatkan asupan air putih saat cuaca panas atau saat berolahraga. (genpi/jpnn)Beberapa Langkah Sederhana Ini Mampu Menurunkan Kadar Gula Darah
Selasa 17-05-2022,06:06 WIB
Editor : Ruslan
Tags : #gula darah
#diabetes
Kategori :
Terkait
Rabu 18-02-2026,12:40 WIB
Sering Pusing Saat Puasa Ramadhan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya agar Ibadah Tetap Lancar
Rabu 18-02-2026,07:00 WIB
Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Kita Saat Puasa Selama Bulan Ramadhan
Kamis 12-02-2026,06:00 WIB
Ramadhan Makin Dekat! Simak Manfaat Puasa yang Bahi Kesehatan Tubuh
Kamis 22-01-2026,11:40 WIB
Tips Berbuka Puasa Yang Aman dan Nyaman bagi Penderita Diabetes agar Gula Darah Tetap Stabil Selama Ramadan
Selasa 28-01-2025,07:00 WIB
Kabar Duka, Penyanyi Senior Emilia Contessa Meninggal Dunia di Usia 67 Tahun
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,17:00 WIB
Terungkap! Begini Cara Tanaman Kantong Semar Menjebak dan Mencerna Mangsa
Minggu 29-03-2026,06:00 WIB
Samsung Galaxy A57 5G Desainnya Lebih Tipis Dengan Speknya Meningkat .
Minggu 29-03-2026,07:00 WIB
4 Tips Memilih Pohon Peneduh agar Taman Sejuk Tanpa Merusak Rumah
Minggu 29-03-2026,08:00 WIB
Harga Naik Tapi Spek Menggoda, Ini Alasan Samsung Galaxy A37 Layak Jadi Incaran
Sabtu 28-03-2026,21:30 WIB
Intip Kisah Desa Banyuanyar, Desa Ramah Lingkungan yang Terus Maju Lewat Pemberdayaan Desa BRILiaN
Terkini
Minggu 29-03-2026,16:00 WIB
Realme P4 Lite 5G Dengan Baterai 7000 mAh dan Layar 144Hz, Siap Bersaing di Kelas Harga 2 Jutaan
Minggu 29-03-2026,15:00 WIB
Gaji Nggak Besar Tapi Mau Nabung? Ini 15 Cara Simpel dari Rumah yang Diam-Diam Bikin Keuangan Makin Aman
Minggu 29-03-2026,14:00 WIB
Ngobrol Santai Soal Adenium, Cara Bikin Tanaman Ini Rajin Berbunga dan Tampil Makin Cantik
Minggu 29-03-2026,13:00 WIB
iQOO Z11 2026: Ponsel Gaming Terjangkau dengan Performa Kencang dan Fitur Premium yang Layak Dilirik
Minggu 29-03-2026,12:00 WIB