Radartasik.com, TANGERANG — Memiliki catatan rekor yang cukup positif saat menghadapi Persib Bandung, tidak membuat Pelatih Bali United Stefano Cugurra merasa jemawa. Untuk memperpanjang kemenangan pekan ketiga kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Sabtu (18/09/2021) pukul 20.45 WIB, ia memilih untuk tetap respek kepada lawannya.
Apalagi kekuatan Persib Bandung musim ini diisi oleh pemain-pemain yang berkualitas membuat Stefano Cugurra meminta Fadil Sausu dkk untuk bekerja keras guna meraih hasil positif.
Kedua tim saat ini tengah bersaing di papan atas klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022. Dengan tambahan tiga poin tentu akan menjadi incaran kedua tim guna menempati posisi puncak klasemen sementara.
Stefano Cugurra pun memprediksi laga kedua tim tersebut bakal berlangsung sengit. ”Catatan bagus untuk Bali United dan kita, Bali United tim muda, enam tahun di sepak bola Indonesia. Kita tahu Persib Bandung tim tradisional dan sejarah panjang yang lebih tua dan senior,” ungkap pelatih yang akrab disapa Teco itu.
”Kita harus respek, kita punya catatan bagus tapi kita harus respek dengan tim lebih senior dari kita. Saya pikir di pertandingan mulai dari 0-0 dan kita akan kerja keras agar menang,” sambungnya.
Terkait siapa saja pemain Persib yang paling diwaspadai, Stefano Cugurra mengatakan tidak akan berfokus pada satu dua pemain saja, terutama Marc Klok dan Mohammed Rashid yang tampil impresif dalam dua laga terakhir.
Eks juru taktik Persija Jakarta itu menyebut skuat Persib sangat berkualitas. Sehingga, ia meminta anak asuhnya fokus pada pertandingan dan mewaspadai pergerakan semua pemain Persib.
”Kita harus tetap main bagus tapi bukan dua pemain saja yang dijaga. Persib punya pemain kualitas bagus,” kata dia.
Menang Chemistry
Bek Bali United Willian Pacheco yakin timnya bisa membungkam Persib Bandung. Menurut pemain asal Brasil itu pertandingan Bali United vs Persib Bandung memang akan berjalan ketat.
Namun, secara materi pemain dan chemistry, timnya cukup baik karena sebagiia besar pemain merupakan skuad musim 2019, saat berhasil menjadi juara Liga 1.
Walaupun ada pemain baru yang gabung di Liga 1 2020, dia merasakan adaptasi selama masa persiapan setahun ke belakang sudah menunjukkan perkembangan dan kekompakan yang signifikan.
”Sekarang di lima laga awal. Saya punya target pribadi bisa dapatkan 15 poin. Pasti saya akan kerja keras untuk melawan tim-tim kuat,” katanya.
Bek jangkung itu menilai kemenangan di dua laga awal menjadi modal yang bagus. Selanjutnya, bagaimana Pacheco dan rekan-rekannya menjaga konsistensi permainan tersebut.
Dengan materi yang tidak banyak berubah terutama di lini belakang, dia melihat timnya sudah seperti saudara yang saling mengisi dan menguatkan satu sama lain.
”Ketika sudah main bersama setahun atau dua tahun pasti kami punya chemistry yang lebih bagus. Ini seperti sebuah sistem dalam keluarga. Harus bantu keluarga untuk bisa main bagus agar tim dapat hasil maksimal,” tuturnya. (lib/lan/dkk/jpnn)