Jalan Sehat di Garut Berujung Aksi Bersih, 344 Kg Sampah Plastik Berhasil Dikumpulkan

Jalan Sehat di Garut Berujung Aksi Bersih, 344 Kg Sampah Plastik Berhasil Dikumpulkan

Warga mengikuti jalan sehat sambil memungut  plastik dalam peringatan HUT RI ke-81 di Garut.-Garutkab.go.id -

RADARTASIK.COM - Peringatan HUT RI ke-81 di Kelurahan Jayawaras, Garut, diisi dengan kegiatan yang sekaligus mengajak warga peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Anggota DPRD Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan bersama Pemuda RW 09 menggelar jalan sehat dan lomba pungut sampah plastik pada Sabtu (22/8/2026), seperti dilansir dari laman Garutkab.go.id.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Posyandu Anggrek 2 RW 09, Kecamatan Tarogong Kidul.

Sejumlah unsur turut mendukung kegiatan tersebut, mulai dari Tagana Dinsos Garut, Baguna, Pusdalops BPBD Garut hingga relawan kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Garut.

BACA JUGA:HUT RI ke-81 di Ciawi Tasikmalaya Meriah, Warga Gelar Karnaval hingga Panggung Hiburan

Sebanyak 15 kelompok peserta mengikuti lomba dengan rute dari Gordah menuju Pedes, Jalan Cimanuk, Simpang Lima, Jalan Pembangunan dan kembali ke Gordah.

Peserta tidak hanya berjalan menyusuri rute, tetapi juga mengumpulkan sampah plastik yang ditemukan di jalan dan fasilitas umum.

Aksi tersebut sekaligus memperlihatkan masih banyaknya sampah yang menumpuk di sejumlah saluran air sepanjang lintasan.

Yudha menilai kondisi itu menunjukkan kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

"Terlihat sampah yang terkumpul begitu banyak karena memang drainase sepanjang Jalan Gordah begitu banyak sampah. Ini juga salah satu ciri masih ada sebagian masyarakat kita yang buang sampah sembarangan," ungkap Yudha.

BACA JUGA:Leuwikeris Tasikmalaya Disiapkan Jadi Agrowisata, Pemkab Bidik Ekonomi Baru untuk Warga

344 Kg Sampah Plastik Terkumpul

Yudha berharap kegiatan tersebut dapat menjadi edukasi langsung agar masyarakat lebih disiplin menjaga kebersihan lingkungan.

Ia juga menyoroti sampah plastik yang sulit terurai dan berpotensi menyumbat saluran air hingga memicu banjir.

"Sampah itu bukan tanggung jawab Pemda semata, sampah itu persoalan tanggung jawab kita semua," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: