Garut Jadi Percontohan Program UPLAND, Pengembangan Kentang Tuai Apresiasi Kementan dan IFAD
Bupati Garut menerima kunjungan tim Kementan dan IFAD dalam evaluasi Program UPLAND pengembangan kentang.-Garutkab.go.id -
RADARTASIK.COM - Kabupaten Garut kembali mendapat perhatian setelah pelaksanaan Program UPLAND dinilai berhasil meningkatkan pengembangan komoditas kentang dan kesejahteraan petani.
Dilansir dari laman Garutkab.go.id, penilaian tersebut disampaikan dalam kunjungan Project Completion Review (PCR) Mission Program UPLAND Tahun Anggaran 2026 yang diterima Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Ruang Pamengkang, Garut Kota, Jumat 17 Juli 2026.
Kegiatan evaluasi itu dihadiri perwakilan Kementerian Pertanian, IFAD, Kementerian Keuangan, Bappenas, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Tim melakukan peninjauan untuk mengukur capaian sekaligus membahas keberlanjutan Program UPLAND yang telah berjalan di Kabupaten Garut.
BACA JUGA:Tragis, Siswi MTs Meninggal Tenggelam Usai Dampingi Kegiatan MPLS di Garut
Program tersebut dirancang untuk memperkuat sektor pertanian dataran tinggi melalui pembangunan infrastruktur, penyediaan alat dan mesin pertanian, hingga perluasan akses pemasaran termasuk pasar ekspor.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyebut komoditas kentang memiliki posisi penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
"Perlu disampaikan bahwa komoditi kentang ini komoditi yang strategis yang juga sekarang seringkali disampaikan oleh Pak Presiden kita terkait dengan pangan, dan alhamdulilah dapat informasi bahwa selama ini kentang itu berkontribusi Kabupaten Garut kurang lebih hampir 80% untuk kuota di Jawa Barat," ucap Bupati Garut.
Pengembangan Kentang Dinilai Berhasil Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Pemerintah Kabupaten Garut berharap sinergi Kementerian Pertanian dan IFAD terus berlanjut agar manfaat program semakin dirasakan oleh petani.
Country Director IFAD Indonesia Hani Elsadani mengatakan Program UPLAND menunjukkan perkembangan yang sangat baik sejak 2022.
Dari 14 kabupaten pelaksana di Indonesia, Garut menjadi salah satu daerah dengan capaian terbaik sehingga memperoleh perpanjangan hibah daerah fase kedua untuk periode 2025 hingga 2026.
"Salah satunya adalah infrastruktur karena kita ingin membangun pertanian, melihat apa yang bisa dikembangkan, kemudian potensinya seperti apa, dan kalau sudah berhasil menjadi sub modal yang sukses bisa direcover atau bisa diambil alih oleh pemerintah untuk di-scalling up sehingga bisa lebih berkelanjutan lagi," kata Hani.
Manager Project Management Unit (PMU) UPLAND Muhammad Ikhwan menilai Garut dipilih sebagai lokasi evaluasi karena mampu menggambarkan keberhasilan program secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: