Respons Gencatan Senjata AS–Iran: IHSG Melonjak, Harga Minyak Anjlok

Respons Gencatan Senjata AS–Iran: IHSG Melonjak, Harga Minyak Anjlok

IHSG melonjak 4,42 persen usai kabar gencatan senjata AS-Iran. Harga minyak dunia juga anjlok tajam dan pasar global menguat.-Ilustrasi/Kementerian ESDM-

RADARTASIK.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan tajam pada penutupan perdagangan Rabu 8 April 2026.

Setelah sempat berfluktuasi sehari sebelumnya, indeks utama bursa domestik melonjak 308,18 poin atau naik 4,42 persen.

Kinerja tersebut melanjutkan tren positif sejak sesi pertama, ketika IHSG sudah menguat hingga 3,41 persen.

Dilansir Disway.id, sentimen pasar dipengaruhi meredanya ketegangan geopolitik menyusul kabar gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, yang dinilai mampu menekan risiko krisis energi global.

BACA JUGA: AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata, Selat Hormuz Dibuka: Harga Minyak Berpotensi Turun?

Mayoritas Saham Menguat, Transaksi Tetap Likuid

Penguatan juga terjadi pada indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan. Indeks ini naik 31,96 poin atau 4,56 persen pada akhir perdagangan.

Data BCA Sekuritas menunjukkan mayoritas saham berada di zona hijau. Sebanyak 878 saham mengalami kenaikan, sementara 253 saham melemah dan 203 lainnya bergerak stagnan. Nilai transaksi harian tercatat mencapai Rp12,9 triliun, menandakan likuiditas pasar tetap terjaga.

Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan, antara lain:

- IFSH naik Rp600 menjadi Rp3.400 per saham

- INCO menguat Rp600 ke Rp6.325 per saham

- ARKO melonjak Rp525 ke Rp7.825 per saham

Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan:

BACA JUGA: Iran Klaim Kemenangan atas Amerika, 10 Tuntutan Iran yang Disebut Disepakati Trump untuk Negosiasi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: