AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata, Selat Hormuz Dibuka: Harga Minyak Berpotensi Turun?
AS dan Iran sepakat gencatan senjata dua pekan. Kondisi ini berpengaruh pada Selat Hormuz.-Ilustrasi/Disway.id-
RADARTASIK.COM – Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata sementara selama dua pekan setelah konflik yang berlangsung sejak akhir Februari 2026.
Kesepakatan ini turut berdampak pada rencana pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, salah satu titik paling vital dalam perdagangan minyak dunia.
Keputusan tersebut diambil setelah Donald Trump menunda serangan lanjutan terhadap Iran.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Iran menyatakan kesiapannya untuk membuka kembali jalur strategis tersebut, meski dengan sejumlah ketentuan.
BACA JUGA: Lagi Tren! Miana Premium Lembang Bikin Kolektor Berburu, Ini Jenis dan Cara Rawatnya
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menjelaskan pihaknya akan menginstruksikan angkatan bersenjata untuk menghentikan operasi yang bersifat defensif.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Iran dalam menjaga stabilitas selama masa gencatan senjata.
Namun demikian, pembukaan Selat Hormuz tidak dilakukan secara langsung dan penuh.
Pemerintah Iran disebut masih melakukan koordinasi internal serta mempertimbangkan berbagai faktor teknis sebelum jalur tersebut benar-benar dibuka secara optimal.
BACA JUGA: Beda Harga Tipis, Mana Lebih Worth It? Ini Perbandingan Poco X8 Pro vs Pro Max
Selama masa dua minggu itu, jalur aman bagi kapal akan diatur melalui koordinasi dengan militer Iran.
Pihak Iran juga menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata ini bersifat bersyarat.
Kedua negara diharapkan menghentikan tindakan ofensif dan mengedepankan jalur diplomasi sebagai solusi jangka panjang.
Upaya ini dilakukan untuk meredakan ketegangan sekaligus memastikan kembali kelancaran distribusi energi global.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: