Bunga Deposito BRI 2026 Per Bulan Terbaru, Lengkap Tenor 1-5 Tahun
Update bunga Deposito BRI 2026 per bulan.-Istimewa-
RADARTASIK.COM – Informasi terbaru mengenai bunga deposito BRI 2026 per bulan menjadi perhatian banyak nasabah, terutama bagi masyarakat yang ingin menyimpan dana dengan aman sekaligus memperoleh keuntungan stabil.
Sejumlah bank, termasuk Bank Rakyat Indonesia (BRI), melakukan penyesuaian suku bunga deposito rupiah.
Kebijakan ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi global yang penuh ketidakpastian dan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Perubahan bunga deposito ini juga sejalan dengan langkah perbankan dalam menyesuaikan strategi penghimpunan dana masyarakat, terutama ketika tekanan eksternal terhadap perekonomian meningkat.
BACA JUGA: Mulai Rp15 Jutaan! Ini 5 Motor Matic Paling Irit BBM yang Cocok untuk Mudik 2026
Apa Itu Bunga Deposito?
Bunga deposito merupakan imbal hasil yang diberikan bank atau lembaga keuangan kepada nasabah yang menyimpan dana dalam bentuk deposito berjangka. Informasi ini merujuk pada penjelasan yang dipublikasikan oleh World Bank.
Semakin tinggi bunga deposito yang ditawarkan, maka semakin besar pula potensi keuntungan atau return yang dapat diperoleh nasabah.
Hal tersebut membuat deposito tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit karena menawarkan keamanan serta hasil yang cenderung stabil.
Deposito juga banyak dipilih karena memiliki tingkat risiko yang rendah. Selain itu, dana deposito umumnya dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga dinilai lebih aman dibanding instrumen yang fluktuatif seperti saham atau aset kripto.
Keunggulan lain dari deposito adalah tingkat bunganya yang umumnya lebih tinggi dibanding tabungan biasa.
Nasabah juga dapat memperkirakan nilai keuntungan sejak awal, sehingga cocok bagi masyarakat yang ingin menghindari risiko tinggi.
Tidak hanya itu, deposito memiliki pilihan tenor yang cukup fleksibel, mulai dari satu bulan hingga beberapa tahun.
Kondisi ini membuat deposito cocok digunakan untuk perencanaan keuangan jangka pendek maupun jangka menengah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: