Insentif Dicabut, Harga Mobil Listrik Wuling Naik Drastis dan Geely EX2 Resmi Rilis
Harga mobil listrik Wuling naik drastis dan Geely EX2 resmi rilis.-Istimewa-
RADARTASIK.COM - Pemerintah resmi menghentikan insentif pajak untuk mobil listrik impor utuh (CBU) mulai 2026.
Kebijakan ini membuat sebagian harga mobil listrik di Indonesia mengalami penyesuaian.
Mobil listrik Wuling misalnya, beberapa modelnya naik hingga Rp 30–40 juta, sehingga saat ini tidak ada lagi model yang dijual di bawah Rp 200 juta.
Berikut daftar harga mobil listrik Wuling terbaru Januari 2026:
BACA JUGA:Fantastis! Main Dealer Honda Catatkan Penjualan Rp 511 Miliar dari Aksesori, Sparepart dan Apparel
- Air EV Pro: Rp 307 juta
- Air EV Lite Standard Range: Rp 214 juta
- Air EV Lite Long Range: Rp 251 juta
- Binguo EV Lite: Rp 318 juta
- Binguo EV Pro: Rp 363 juta
- Cloud EV Lite: Rp 415 juta
- Cloud EV Pro: Rp 443 juta
- Cortez Darion EV CE: Rp 399 juta
BACA JUGA:Review BYD Sealion 7, SUV Listrik Rp700 Jutaan dengan Performa Ngebut dan Interior Mewah
- Cortez Darion EV EX: Rp 459 juta
- Mitra EV Blind Van Long Range: Rp 328 juta
- Mitra EV Blind Van Premium Range: Rp 358 juta
- Mitra EV Minibus Long Range: Rp 348 juta
- Mitra EV Minibus Premium Range: Rp 378 juta
Selain Wuling, Geely Auto Indonesia juga mulai menyesuaikan harga model mobil listriknya. Selain itu juga resmi mengumumkan harga model terbarunya yaitu EX2.
Meskipun harga resminya di atas Rp 250 juta, Geely memberikan harga khusus untuk 2.000 konsumen pertama hingga 15 Februari 2026, sebagai strategi promosi untuk menarik pembeli awal.
Berikut daftar harga mobil listrik Geely terbaru:
BACA JUGA:4 Glamping Estetik di Ciwidey dengan Panorama Kabut, Paling Cocok Dinikmati di Musim Hujan
- Geely EX2 Pro: Rp 255 juta (harga khusus Rp 229,9 juta)
- Geely EX2 Max: Rp 285 juta (harga khusus Rp 259,9 juta)
- Geely EX5 Pro: Rp 465 juta
- Geely EX5 Max: Rp 505 juta
Meski sebagian pabrikan masih menahan harga, tren ke depan menunjukkan bahwa harga mobil listrik kemungkinan akan naik. Faktor utamanya adalah penyesuaian regulasi TKDN dan kewajiban perakitan lokal.
Konsumen yang berencana membeli mobil listrik dalam beberapa bulan ke depan disarankan untuk memanfaatkan harga khusus atau promo awal tahun.
Terutama untuk model yang saat ini masih dijual di bawah Rp 300 juta, karena harga dapat melonjak seiring implementasi penuh regulasi pemerintah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: