Apakah Aman Langsung Makan Durian Saat Buka Puasa Ramadhan? Simak Penjelasannya!
Makan durian saat buka puasa Ramadhan. -Istimewa -
RADARTASIK.COM - Fenomena makan durian saat buka puasa ramadhan kerap memancing perdebatan karena di satu sisi menggoda selera, namun di sisi lain memunculkan kekhawatiran soal dampaknya bagi kesehatan lambung.
Durian dikenal sebagai buah tropis premium dengan rasa legit, aroma tajam, dan sensasi gurih manis yang membuat banyak orang sulit menolak godaannya.
Di bulan Ramadhan, keinginan menyantap durian sering muncul karena tubuh merasa “berhak” mendapat asupan lezat setelah menahan lapar dan dahaga seharian.
Namun pertanyaan penting yang perlu dijawab secara rasional adalah apakah aman makan durian saat buka puasa bagi kondisi tubuh yang baru saja beradaptasi dari puasa panjang.
BACA JUGA:Puasa Lancar Produktivitas Tetap Jalan! Simak Strategi Menjaga Energi dan Kinerja Selama Ramadhan
Saat azan magrib berkumandang, sistem pencernaan berada dalam keadaan kosong dan sensitif sehingga memerlukan asupan yang bersahabat dan mudah dicerna.
Karena itulah anjuran berbuka dengan makanan ringan bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari strategi menjaga keseimbangan kerja lambung.
Durian sendiri memiliki karakteristik unik karena mengandung gas dan gula alami yang cukup tinggi sehingga berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman.
Ketika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong, durian dapat memicu peningkatan produksi asam lambung yang berujung pada kembung dan begah.
Situasi ini akan semakin terasa pada orang yang memiliki riwayat gangguan pencernaan seperti maag atau refluks asam.
Tak sedikit yang kemudian bertanya, bolehkah makan durian saat buka puasa jika hanya dalam jumlah kecil dan tidak berlebihan.
Secara umum, durian memang kaya nutrisi seperti vitamin C, vitamin B6, dan kalium yang bermanfaat bagi tubuh.
Meski demikian, manfaat tersebut bisa berubah menjadi masalah bila cara dan waktu konsumsinya tidak tepat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: