Penyaluran KUR Pekerja Migran Dialihkan, Kementerian P2MI Targetkan Mulai Maret 2026

Penyaluran KUR Pekerja Migran Dialihkan, Kementerian P2MI Targetkan Mulai Maret 2026

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Christina Aryani menjelaskan peralihan kuasa pengguna anggaran KUR PMI.-Istimewa-

RADARTASIK.COM – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyatakan siap mengambil alih penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) PMI (Pekerja Migran Indonesia).

Kesiapan tersebut disampaikan seiring pengalihan kewenangan pengelolaan anggaran dari Kementerian UMKM ke Kementerian P2MI.

Dalam keterangannya, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Christina Aryani menjelaskan peralihan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) KUR Pekerja Migran telah resmi dilakukan.

Dengan perubahan ini, Kementerian P2MI dapat langsung menjalankan program KUR yang ditujukan untuk mendukung pembiayaan penempatan pekerja migran.

BACA JUGA: Motor Irit, Gesit, dan Lincah untuk Manuver, Bukan Hanya Beat, Ada Honda Terbaru

BACA JUGA: ICP Desember 2025 Turun ke USD 61,10 per Barel, Benarkah Jadi Sinyal Harga BBM Turun Jelang Puasa?

Christina menyampaikan akses KUR Pekerja Migran ditargetkan mulai dibuka pada Maret 2026, bersamaan dengan diterbitkannya petunjuk teknis (juknis) sebagai dasar pelaksanaan program tersebut.

Saat ini tercatat terdapat 14 bank penyalur yang siap terlibat dalam program KUR Pekerja Migran dengan total plafon pembiayaan mencapai Rp 331 miliar.

Kementerian P2MI menargetkan seluruh perjanjian kerja sama dengan bank penyalur dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua pekan ke depan.

Selain kesiapan teknis, Christina juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya calon pekerja migran, agar memahami alur serta mekanisme pengajuan KUR secara benar dan mudah.

BACA JUGA: Menjelajahi Pesona Tradisi Ramadan di Berbagai Negara: Dari Dentuman Meriam Hingga Manisnya Kebersamaan

BACA JUGA: Bukan Motor Baru, Tapi Diburu! Suzuki DR650S 2026 Tetap Laris di Eropa Berkat Keandalan Legendaris

Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu memaksimalkan manfaat program tersebut.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian P2MI akan menyiapkan panduan visual yang akan disebarluaskan melalui media sosial, sekaligus menggandeng bank-bank penyalur dalam kegiatan promosi dan sosialisasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait