100 Hari Kerja Cecep–Asep, DPRD Tasikmalaya Soroti Reformasi Birokrasi dan Janji Politik
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Muslim. istimewa for radartasik.com--
TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Seratus hari masa kepemimpinan Bupati TASIKMALAYA Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi mendapat sorotan dari sejumlah pihak.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Muslim, menilai duet kepala daerah tersebut belum menunjukkan langkah nyata, terutama dalam menjalankan reformasi birokrasi serta menepati komitmen politik yang dijanjikan saat kampanye.
Menurutnya, janji politik mustahil diwujudkan dalam waktu singkat, apalagi menyangkut kebijakan anggaran.
Ia menegaskan, realisasi program baru bisa terlihat pada tahun 2026 mendatang, sebab pada 2025 pemerintah daerah masih terbatas menggunakan sisa anggaran.
BACA JUGA:Tabel Pinjaman KUR BRI 2025 Plafon Rp 100 - Rp 500 Juta, Cek Syarat Pencairan Modal UMKM
“Kita baru bisa menilai kinerja Bupati dan Wakil Bupati pada program besar tahun 2026. Dengan kondisi anggaran 2025 yang minim, mustahil janji politik mereka langsung terealisasi,” ujarnya, Minggu 14 September 2025.
Meski demikian, Asep menekankan seharusnya ada langkah konkret dalam 100 hari pertama, terutama terkait penataan birokrasi.
Ia menyoroti penerapan sistem merit yang belum berjalan baik, bahkan menimbulkan polemik dalam promosi jabatan ASN.
“Ada laporan pencoretan 15 ASN dari daftar peserta pelatihan. Selain itu, rotasi dan mutasi pegawai justru menimbulkan keluhan, karena ASN yang pernah bermasalah malah mendapat promosi,” ungkapnya.
BACA JUGA:Insentif RT-RW Naik Melebihi UMK Tasikmalaya Mulai Oktober 2025
Tak hanya soal birokrasi, Asep juga menyoroti aspek transparansi dan akuntabilitas.
Ia menyinggung adanya laporan dugaan pemerasan oleh bupati terhadap sejumlah pengusaha yang mencoreng citra pemerintahan.
Di luar itu, masalah teknis di lapangan juga disebut belum terselesaikan. Salah satunya penanganan sampah yang dikeluhkan warga.
“Hal kecil seperti menuntaskan persoalan sampah di sepanjang Jalan Cisinga saja belum selesai. Padahal tidak membutuhkan anggaran besar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: