Wabah Covid-19 Garut Melonjak, Sebulan 1.400 Kasus

Wabah Covid-19 Garut Melonjak, Sebulan 1.400 Kasus

RADARTASIK.COM, KASUS positif Covid-19 di Kabupaten Garut terus meningkat. Berdasarkan data, kasusnya meningkat setiap hari. Satu bulan terakhir, kasus positif di Kabupaten Garut mencapai 1.400 orang.


Dari jumlah tersebut, kebanyakan tidak bergela dan melakukan isolasi mandiri. “Garut dengan jumlah penduduk yang 2,7 juta jiwa hari ini yang terkonfirmasi sekitar 11 ribu orang, ini naik tajam dalam satu bulan terakhir ini ada kenaikan sekitar 1.400 orang,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan usai membuka kegiatan bincang-bincang bersama pakar dengan tema Vaksinasi Covid-19 untuk Sukses Adaptasi Kebiasaan Baru yang digagas Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Padjajaran melalui zoom meeting di Gedung Command Center, Kecamatan Garut Kota, Rabu (9/6/2021).

Rudy menerangkan kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut mengkhawatirkan karena kembali terjadi outbreak kasus Covid-19. “Tentu ini menjadi masalah yang harus kita tangani bahwa preventif ini akan kita tingkatkan dengan secara maksimal,” ujarnya.

Rudy mengimbau para pegawai negeri sipil (PNS) tetap menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitasnya. Dirinya sudah meminta Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) dan Satpol PP untuk menindak para PNS yang tidak menerapkan prokes, seperti menggunakan masker. “Bilamana ada PNS Garut yang tidak menggunakan masker, itu akan dilakukan gerakan untuk pendisiplinan,” terangnya.

Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemkab Garut. “Kondisi sekarang ini kita tidak tahu yang diajak bicara itu positif atau negatif. Nah oleh sebab itu maka protokol kesehatan dengan menggunakan masker diwajibkan,” ucapnya.

Ketua Umum IKA Unpad, Irawati Hermawan mengatakan untuk membantu menekan angka kasus positif di Kabupaten Garut, IKA Unpad akan menggelar acara vaksinasi Sabtu (12/6/2021). Kegiatan vaksinasi merupakan kerja sama antar beberapa universitas seperti Universitas Padjajaran, Universitas Parahyangan, Institut Teknologi Bandung dan institusi-institusi lainnya.

Ira menerangkan vaksinasi tidak hanya untuk masyarakat yang memiliki KTP di Kabupaten Garut, melainkan mereka yang memiliki KTP di Jawa Barat. “Kami mengimbau untuk teman-teman agar lebih menyebarluaskan lagi pengumuman mengenai vaksinasi ini,” terangnya. (yna)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: