AWAS! Ciamis Rawan Angin Kencang & Pohon Tumbang, Ratusan Rumah Hancur

AWAS! Ciamis Rawan Angin Kencang & Pohon Tumbang, Ratusan Rumah Hancur

CIAMIS — Hujan yang disertai angin kencang pada Jumat-Minggu (9-10/4/2021) mengakibatkan ratusan rumah di beberapa kecamatan rusak. Hal itu diungkapkan Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabuapten Ciamis Ade Waluya kepada Radar, kemarin.

Data yang dihimpun Tagana, bencana meliputi Kecamatan Kecamatan Purwadadi yang merusak 10 rumah, Kecamatan Lakbok 29 rumah dan Cihaurbeuti 80 rumah total 119 rumah, termasuk di Kecamatan Ciamis dan Panumbangan ada beberapa rumah yang terkena dampak dan masih dalam pendataan. Kemudian untuk Kecamatan Cijeunjing mengakibatkan pohon tumbang menimpa jalan raya.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis Ade Waluya mengatakan, sejak beberapa hari ini Ciamis terus dilanda hujan yang disertai angin kencang. Akibatnya banyak menerima laporan dari beberapa kecamatan terkait rumah rusak dan pohon tumbang. “Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya banyak rumah warga yang mengalami rusak ringan. Karena terhempas gentingnya dan tertimpa pohon tumbang,” ujarnya, menjelaskan.

Kata dia, Minggu (11/4/2021) sore pun masih terjadi bencana yang diakibatkan hujan disertai angin kencang. Di Jalan Raya Kecamatan Cijeungjing ada beberap pohon yang tumbang menimpa jalan raya. Sempat terjadi macet, namun BPBD dan masyarakat sekitar membantu mengevakuasi pohon supaya jalan bisa kembali diberlakukan.

Lanjut dia, masyarakat diminta semakin waspada dengan cuaca saat ini, karena sudah tidak menentu. Di mana pada pagi dan siang haru sangat cerah, tapi menjelang sore dan malam langsung berubah menjadi gelap dan hujan disertai angin. “Kewaspadaan harus ditingkatkan di tengah cuaca yang tak menentu seperti ini, jadi semuanya sigap dalam menghadapi berbagai kondisi,” kata dia.

Tepisah, Kepala Desa Padamulnya Kecamatan Cihaurbeuti Haerudin mengatakan, di wilayahnya pada Sabtu (10/4/2021) sekeitar pukul 14.00 hujan dan angin kencang terjadi yang menyebabkan banyak pohon tumbang dan rumah warga rusak. “Hasil pendataan kami ada 80 rumah yang rusak, baik sedang, ringan dan berat. Rumah warga yang rusak meliputi Dusun Seda Kindul dan Seda Kaler, Demok, Padamulya, Bojong dan Ciawitali,” kata dia, menambahkan.

Setelah kejadian, kata dia, warga dan pemerintah desa melakukan evakuasi terahadap rumah yang terkena dampak bencana secara gotong royong. Termasuk dinas terkait sudah mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa jalan raya dan rumah-rumahw arga.

“Alhamdulillah semua evakuasi yang diakibatkan hujan disertai angin kencang sudah beres. Namun, pihaknya tetap mengimbau warga semakin berhati-hati dengan cuaca seperti ini, sehingga lebih waspada,” ujarnya. (isr)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: