Kudatuli, Tragedi Olimpiade, hingga Akhir Perang Korea
Upacara pembukaan Olimpiade Atlanta 1996. istimewa-tangkapan layar ponsel--
RADARTASIK.COM – Hari ini tanggal 27 Juli mencatat sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Indonesia dan dunia.
Dari tragedi politik nasional yang dikenal sebagai Peristiwa Kudatuli, hingga momen penting seperti berakhirnya Perang Korea dan insiden bom di Olimpiade Atlanta 1996.
Pada 27 Juli 1996, pecah kerusuhan besar di Jakarta yang dikenal sebagai Peristiwa Kudatuli (Kerusuhan Dua Tujuh Juli).
Kerusuhan ini dipicu oleh penyerangan kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta, yang saat itu dikuasai oleh pendukung Megawati Soekarnoputri, usai ia disingkirkan secara sepihak dari kepemimpinan partai.
BACA JUGA:Main Game Dapat Saldo DANA, Coba The Fruit Cash Sekarang
Penyerangan oleh kelompok tandingan yang dibantu aparat keamanan memicu bentrokan fisik dan kerusuhan yang meluas ke berbagai titik di Ibu Kota.
Sejumlah orang dilaporkan meninggal dunia, luka-luka, dan hilang. Kudatuli menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia.
Peristiwa ini memperkuat konsolidasi gerakan rakyat yang kemudian memuncak pada reformasi tahun 1998 dan tumbangnya rezim Orde Baru.
Di panggung internasional, tanggal 27 Juli 1953 juga dikenang sebagai hari berakhirnya Perang Korea setelah ditandatanganinya perjanjian gencatan senjata antara Korea Utara dan Korea Selatan.
Perang yang berlangsung selama tiga tahun ini memakan korban jutaan jiwa dan meninggalkan luka diplomatik yang masih terasa hingga kini. Gencatan senjata tersebut menghasilkan pembentukan Zona Demiliterisasi Korea (DMZ).
Masih pada tanggal yang sama di tahun 1996, dunia dikejutkan dengan ledakan bom di Olimpiade Atlanta, Amerika Serikat.
Ledakan terjadi di Centennial Olympic Park, menewaskan dua orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.
Tragedi ini menodai ajang olahraga terbesar dunia dan menjadi sorotan internasional terkait isu keamanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: