Retribusi Parkir di Kota Tasikmalaya Terus Lesu, Target Tiga Tahun Terakhir Tak Pernah Tercapai, kenapa Ya?

Retribusi Parkir di Kota Tasikmalaya Terus Lesu, Target Tiga Tahun Terakhir Tak Pernah Tercapai, kenapa Ya?

Deretan motor warga yang sedang ngabuburit di Jalan Baru Lingkar Utara Kota Tasikmalaya, kemarin Minggu 17 Maret 2024. ayu sabrina / radar tasikmalaya--

Retribusi Parkir di Kota Tasikmalaya Terus Lesu, Target Tiga Tahun Terakhir Tak Pernah Tercapai, kenapa Ya? 

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Parkir di Kota Tasikmalaya belum terkelola dengan baik. Padahal potensi menghasilkan pendapatan daerah dari retribusinya cukup besar.  

Dalam tiga tahun terakhir, target retribusi parkir di Kota Tasikmalaya bahkan tidak pernah terkejar. 

Target retribusi parkir Kota Tasikmalaya, sebesar Rp 3,6 miliar. Pada tahun 2019-2021 didapuk sebagai tahun terseret pendapatan retribusi parkir, lantaran Pandemi Covid-19 yang membatasi mobilitas warga di luar rumah. 

BACA JUGA:Berburu Takjil di Dapoer Raffi Snack Kota Banjar, Colenak yang Paling Istimewa Menggoda Lidah

Kendati demikian, pada akhir tahun itu pun retribusi parkir mulai bangkit. Yaitu menyumbang Rp 785.490.000 untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tasikmalaya. 

Di tahun berikutnya pun, hanya terealisasi sebesar Rp 1.000.754.000 untuk retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum. 

Pada tahun 2023, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya mencatat hanya Rp 1,6 miliar yang berhasil disumbangkan ke dalam kas daerah. 

Kepala Dishub Kota Tasikmalaya, Asep Maman Permana membenarkan lesunya pendapatan retribusi parkir tersebut. Beberapa faktor pun jadi catatan. 

BACA JUGA:Selebrasi Unik Bintang Persib Stefano Beltrame untuk Akira Toriyama, Pencipta Dragon Ball yang Meninggal

"Memang di tahun sebelumnya juga tak terpenuhi target. Hanya mencapai Rp 1,6 Miliar di tahun 2023 misalnya," ujarnya kepada Radar Tasikmalaya, belum lama ini 12 Februari 2024. 

Realitas di lapangan menurut banyak pihak dinilai sangat potensial retribusi dari parkir ini. Karena hampir setiap keluarga memiliki kendaraan. 

Namun menurut Kadishub, angka target selama ini bukanlah hasil pengkajian konsultan ahli sebagaimana mestinya. 

Sebanyak 40 juru parkir (jukir) yang ditercatat di Dishub Kota Tasikmalaya, beberapa diantaranya disebut Asep tidak memenuhi target setoran. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: