5 Kecamatan di Tasikmalaya Dilanda Bencana, Bangunan Sekolah Nyaris Roboh hingga Jembatan Putus

5 Kecamatan di Tasikmalaya Dilanda Bencana, Bangunan Sekolah Nyaris Roboh hingga Jembatan Putus

Rumah warga Desa Lewibudah Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya terendam banjir diakibatkan hujan deras, Kamis 29 Februari 2024 malam. istimewa--

5 Kecamatan di Tasikmalaya Dilanda Bencana, Bangunan Sekolah Nyaris Roboh hingga Jembatan Putus 

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Hujan deras disertai angin kencang Kamis 29 Februari 2024 kemarin yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya mengakibatkan berbagai bencana alam.

Bencana alam yang terjadi adalah banjir, longsor, dan pohon tumbang di 5 kecamatan. Kelima kecamatan itu diantaranya Sukarame, Parungponteng, Sukaraja, Tanjungjaya dan Cikatomas.

Hujan deras tersebut mengakibatkan bencana alam di Kecamatan Sukaraja yakni pohon tumbang menimpa akses jalan di Kampung Cimanggu,Desa Leuwibudah.

BACA JUGA:3 Serial Live Action Netflix Terbaik, Terbaru Avatar: The Last Airbender

Kemudian, banjir mengakibatkan 4 rumah terendam air diakibatkan kecilnya saluran pembuangan ai di Kampung Legok Cimanggu Desa Leuwibudah.

"Untuk tanah Longsor menimpa sebuah rumah milik warga yang terjadi di Kampung Cigantang Desa Leuwibudah dan menutup akses jalan penghubung kampung Cimanggu serta Bojongsirna," ujat Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adi Setia, Jumat 1 Maret 2024.

Sementara itu untuk bencana di Kecamatan Sukarame, hujan deras Kamis 29 Februari 2024 kemarin mengakibatkan tanah longsor menimpa akses jalan penghubung Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Tanjungjaya, tepatnya di kampung Sirnagalih Desa Sukamenak.

Untuk bencana alam di Kecamatan Parungponteng yakni tanah longsor yang mengakibatkan hampir putusnya akses jalan di Desa Cibungur.

BACA JUGA:Terbongkar, Resep Persib Tampil Galak di Si Jalak Harupat, Dengan Rasa Haru Para Pemain Saling Mengingatkan

Sedangkan untuk kecamatan Tanjungjaya terjadi banjir terjadi akibat luapan sungai di Kampung. Awi pentas Desa Cibalanarik. "Hari ini kita turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi bersama tim gabungan," bebernya.

Tidak hanya itu, kejadian bencana yang diakibatkan hujan deras juga selain merusak sekolah di Kecamatan Sukaraja, juga membuat amblas jembatan di Kecamatan Cikatomas.

Lalu, bangunan sekolah tertimpa longsor setinggi15 meter di Desa Leuwi Budah Sukaraja. Di lokasi ini longsor menimpa bangunan SDN 2 Leuwibudah yang mengakibatkan dinding ruang kelas jebol.

"Bahkan ruang kelas tiga jebol hingga merusak fasilitas seperti bangku," tutur Plt Kepala Sekolah SDN 2 Leuwibudah, Puloh Saepuloh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: