Seleksi Hafiz Jadi Polisi Dibuka November 2023, Standar Rekrutmen Proaktif Diturunkan

Seleksi Hafiz Jadi Polisi Dibuka November 2023, Standar Rekrutmen Proaktif Diturunkan

Seleksi hafiz jadi polisi dibuka November 2023, standar rekrutmen proaktif diturunkan.-Kemenag-

Seleksi Hafiz Jadi Polisi Dibuka November 2023, Standar Rekrutmen Proaktif Diturunkan

JAKARTA, RADARTASIK.COM – Hafiz yang tidak lolos seleksi CASN 2023 tetap mempunyai peluang menjadi abdi negara.

Karena, Kementerian Agama bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia sepakat mengadakan seleksi hafiz jadi polisi dibuka November 2023.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Ahmad Zayadi mengatakan hafiz bisa diberdayakan di kepolisian untuk mengisi ruang-ruang keagamaan di masyarakat.

BACA JUGA: Wajib Tahu Tentang 8 Sifat Buruk Istri yang Jadi Penghalang Rezeki Rumah Tangga

BACA JUGA: Terbaru, Hasil Obrolan Bawah Tanah Persib Jelang Bursa Transfer Arah Angin Bertiup kepada Tyronne del Pino

”Apabila sudah memiliki otoritas, penerimaan masyarakat akan semakin baik. Apalagi diperoleh dari polisi yang hafiz dan ahli tafsir dengan paham keagamaan moderat,” ujar dia seperti dilansir laman Kemenag. 

Ahmad Zayadi menyampaikan rencana rekrutmen hafiz jadi polisi merupakan keputusan yang dihasilkan dari pertemuan antara Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag bersama Biro SDM Mabes Polri di Jakarta, Rabu 4 Oktober 2023.

Dalam rekrutmen hafiz jadi polisi tersebut, kata dia, teknis persyaratan standar diserahkan ke instansi kepolisian.

Nantinya, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) di daerah memegang data hafiz per tiga tahun.

BACA JUGA: Ini Adalah Ciri-ciri Malaikat Menyamar Untuk Menguji Manusia, Biasa Meminta Ini

BACA JUGA: Efisiensi, Persib Rampingkan Skuad Jelang Bursa Transfer, Eriyanto, Febri Hariyadi dan Abdul Aziz Dipinjamkan?

”Kita menghargai kecakapan minimal yang menjadi standar di kepolisian, mudah-mudahan formasinya akan banyak dan akan disebarkan ke polda-polda,” ucap dia.

Ahmad Jayadi berharap rekrutmen tersebut menjadi pionir yang dapat memantik kementerian atau instansi lain dalam memberdayakan hafiz berprestasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: