Video Heboh di Hotel Tasikmalaya Sebagai Tanda Kiamat? Ustadz Yan Yan Al Bayani: Maksiat Makin Merajalela!

Video Heboh di Hotel Tasikmalaya Sebagai Tanda Kiamat? Ustadz Yan Yan Al Bayani: Maksiat Makin Merajalela!

KH Yan Yan Al S.Kom.I, M.Pd-istimewa-radartasik.disway.id

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Video heboh diduga adegan dewasa di hotel Tasikmalaya masuk tanda Kiamat yaitu maraknya kemaksiatan.

Seperti diungkapkan KH Yan Yan Al S.Kom.I, M.Pd,  bahwa video heboh diduga adegan dewasa adalah perbuatan tercela. Dan tanda kiamat  sudah dikabarkan Rasulullah  yaitu semakin banyak perbuatan maksiat.

Sekarang ini, tandas Ustadz Yan Yan Al Bayani, perbuatan  maksiat tanda kiamat sudah pabalatak.

“Maksiat di akhir zaman makin merajalela. Itu sudah dikabarkan Rasulullah,” ujar ulama asal Mangkubumi yang dikenal keras memerangi kemaksiatan di Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA:HEBAT! Karier Beckham Putra Ikuti Jejak Legenda Hidup Persib Robby Darwis di Timnas Indonesia

Ustadz Yan Yan Al Bayani meminta untuk Kota Tasikmalaya agar sama-sama dijaga. Video Heboh diduga adegan dewasa di hotel Tasikmalaya merusak citra.

“Maka di mana kita mau memposisikan diri? Di pihak pelaku, pendukung atau penentang maksiat?” tanya Ustadz Yan Yan Al Bayani.

Begitu video heboh beredar, Ustadz Yan Yan dan para ulama Kota Tasikmalaya langsung bersikap.

Salah satunya tabayun ke pihak hotel tempat lokasi video heboh. Sekaligus juga mengedukasi agar bisa selaras menjaga citra Kota Tasikmalaya.

“Agar pengelola hotel sejalan dengan semangat Perda Tata Nilai. Lebih selektif dalam mengelola hotelnya tidak dijadikan ajang mesum,” tegasnya.

BACA JUGA:Pemain Bayer Leverkusen Bingung Disingkirkan AS Roma: ‘Kami Lebih Unggul Dari Mereka’

Ulama menyikapi viralnya video heboh di hotel Tasikmalaya, tutur Ustadz Yan Yan Al Bayani, menuntut 2 poin:

1. Usut tuntas peristiwa yang mencoreng nama baik bukan hanya hotel, tapi Kota Santri nama baik Kota Tasikmalaya.

2. Meminta dan mendesak agar Perda Tata Nilai dilaksnakan oleh semua pihak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: