Kesaksian Korban Gempa Cianjur: Detik-Detik Longsor di Cugenang, Terdengar Gemuruh dan Ledakan Mirip Bom

Kesaksian Korban Gempa Cianjur: Detik-Detik Longsor di Cugenang, Terdengar Gemuruh dan Ledakan Mirip Bom

Proses evakuasi oleh tim gabungan terus dilakukan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur hingga Selasa, 22 November 2022. Foto: radarcianjur.com--

“Selain itu masih ada korban hilang sejumlah 151 orang. Apakah 151 orang ini bagian dari yang 122 belum teridentifikasi itu kami masih lakukan pendataan. Bisa saja yang hilang itu berada didata itu,” kata Letjen TNI Suharyanto.

Mengenai data mayoritas kelompok usia ataupun jenis kelamin yang mendominasi sebagai korban meninggal, Letjen TNI Suharyanto belum dapat memberikan data pasti mengingat masih terus melakukan pendataan.

“Memang yang banyak meninggal itu anak-anak karena saat kejadian tengah mengaji, tetapi kami belum bisa menjawab pasti mengenai jumlah dan klasifikasi lainnya,” ujar Letjen TNI Suharyanto.

BNPB mencatat sebanyak 6.070 unit rumah warga rusak berat, sedang sebanyak 2.071 unit dan ringan 12.400 unit.

“Sedangkan sisanya masih terus kita laksanakan pendataan,” ungkapnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi Prof. Drs. Muhammad Tito Karnavian meminta agar Bantuan Tak Terduga (BTT) Kabupaten/Kota di Jawa Barat diberikan kepada Kabupaten Cianjur

“Sebaiknya Kabupaten/Kota di Jawa Barat mengalokasikan BTT nya ke Kabupaten Cianjur untuk penanganan dampak dari gempa,” kata Tito Karnavian.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, BTT Kabupaten Cianjur telah terpakai penanganan bencana di wilayah Cianjur Selatan.

“BTT di Cianjur Rp5 miliar sudah terpakai penanganan bencana di Cidaun,” tandas Bupati Cianjur.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: