Plang Lafaz Asmaul Husna Tidak Terawat di Ciamis, Santri Moderat Minta Pemerintah Lebih Peduli

Plang Lafaz Asmaul Husna Tidak Terawat di Ciamis, Santri Moderat Minta Pemerintah Lebih Peduli

Kondisi plang lafaz asmaul husna yang tidak terawat itu terpasang di Jalan Jenderal Sudirman Ciamis, Jalan Ahmad Yani, dan Alun-Alun Ciamis. Foto: Fatkhur Rizki / Radartasikmalaya--

CIAMIS, RADARTASIK.COM — Kondisi plang lafaz Asmaul Husna tak terawat di Ciamis mendapatkan tanggapan dari Santri Moderat.

Santri Moderat Kabupaten Ciamis minta Pemerintah Kabupaten Ciamis lebih peduli. 

Kondisi plang lafaz asmaul husna yang tidak terawat itu terpasang di Jalan Jenderal Sudirman Ciamis, Jalan Ahmad Yani, dan Alun-Alun Ciamis.

Ketua Santri Moderat Kabupaten Ciamis Ihsan Mujahid SH mengatakan, melihat kondisi plang lafaz asmaul husna harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Maka dari itu, pemerintah harus responsif, jangan sampai dibiarkan, nantinya bisa berbahaya. 

“Saya mendorong pemerintah agar lebih peduli dan segera melakukan perbaikan terhadap plang lafaz asmaul husna tersebut. Hal itu guna menghormati dan menyayangi serta bukti kita mengagungkan lafaz asmaul husna,” kata Ihsan Mujahid kepada Radar Tasikmalaya, Rabu, 19 Oktober 2022.

Pemerintah Kabupaten Ciamis mestinya terus melakukan perawatan terhadap keindahan, seperti plang lafaz asmaul husna di Ciamis. Jangan sampai dibiarkan begitu saja. 

“Lafaz asmaul husna ini berada di tengah kota, jadi segera perbaikilah. Jangan sampai ada bahasa dari masyarakat bahwa pemerintah tidak peduli dengan lingkungan yang ada di Kabupaten Ciamis,” ujar Ihsan Mujahid.

Ketua Umum PC IMM Ciamis Dadi Alfito menjelaskan, adanya plang Asmaul Husna di tengah-tengah Kabupaten Ciamis baik sebagai media edukasi mengenal 99 nama-nama Allah Swt. 

Tentunya ketika ada kerusakan, hilang dan kusam untuk segera diperbaiki. 

“Sebagai bentuk pengingat seseorang kepada Tuhan, saya meminta agar segera diperbaiki,” kata Ihsan Mujahid.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Ciamis Ade Amran menyampaikan plang asmaul husna yang rusak, hilang, dan kusam mesti harus segera direhabilitasi. 

Karena asmaul husna dipasang di median jalan ini, merupakan unsur ketertiban, kebersihan dan keindahan (K3) di trotoar.

“Lafaz asmaul husna ini termasuk dalam keindahan. Ketika ada yang rusak, hilang dan kusam mestinya langsung diperbaiki dinas terkait,” ujarnya. (riz)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: