Selalu Ada Temuan BPK di Dinas Pekerjaan Umum Pangandaran, Bupati Akan..

Selalu Ada Temuan BPK di Dinas Pekerjaan Umum Pangandaran, Bupati Akan..

PANGANDARAN — Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menyoroti temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI di OPD-OPD. 

Salah satu yang disorotinya yakni Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran. Kegiatan di OPD tersebut rutin menjadi temuan BPK RI.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata akan melakukan evaluasi hingga teknis, terkait banyaknya kegiatan yang menjadi temuan BPK RI, terutama di DPUTRPRKP. “Sebelumnya pada saat saya menjabat bupati di periode ke satu, temuannya sama. Itu-itu saja,” katanya wartawan Rabu (3/3/2021).

Ia akan melakukan evaluasi secara mendalam dan membuat pakta integritas bagi pejabat. Tujuannya agar dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dilandasi tanggung jawab.

“Jika setelah hasil evaluasi masih saja terjadi temuan dengan objek yang sama, maka akan saya copot pejabat tersebut dari jabatannya,” tambahnya.

Dijelaskan Jeje, di setiap kegiatan ada rencana anggaran biaya (RAB), akan tetapi kesannya OPD tidak pernah melihat (RAB), sehingga terus-terusan menjadi temuan BPK RI setiap tahun.

“Kekurangan volume pekerjaan tersebut pun beragam, mulai dari jutaan rupiah bahkan ada yang sampai ratusan juta rupiah,” terangnya.

Pada dokumen ikhtisar hasil pemeriksaan kepatuhan atas belanja modal barang/jasa tahun 2020, ada 30 kegiatan yang dinyatakan kekurangan volume atau lebih pembayaran. Bahkan beberapa di antaranya ada yang dinyatakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Jeje mengatakan dinas seharusnya belajar seA­lama lima tahun ke belakang, dalam setiap memA­buat perencanaan kerja. “Seharusnya beA­lajar dari yang sebelumnya,” ucapnya. (den)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: