Pasien Covid-19 Kluster Ponpes di Cipedes Kota Tasik Jadi 383, Ini Kondisi Santri yang Diisolasi..

Pasien Covid-19 Kluster Ponpes di Cipedes Kota Tasik Jadi 383, Ini Kondisi Santri yang Diisolasi..

KOTA TASIK - Pasien positif Covid-19 kluster pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Cipedes, terus mengalami penambahan menjadi 383, dari sebelumnya 375. Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasik, Asep Hendra Hendriana membenarkan hal tersebut. "Perkembangan kluster pesantren Cipedes yang kemarin kita dapatkan, total keseluruhan kini menjadi 380 kasus kemarin. Hari ini tambah lagi jadi 383 kasus," ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Rabu (17/02/21) siang. "Kasus ini muncul terbagi dari beberapa pemeriksaan di awal Februari ada 3 santri, 2 pengajar, 1 SWAB mandiri, kemudian 334 nambah, hari ini 3 orang. Jadi total 383," sambungnya. Terang dia, yang hari ini nambah 3 kasus adalah pengajar. "Kalau santri sudah kita cek semua. Tapi kemarin ada yang kita maping terkait dengan tata pelaksanaannya," terangnya. Kalau untuk yang negatif, dari data pihaknya dapatkan dari 832 sample dikirim ke Labkesda Jabar ada memang hasilnya ada yang negatif. Sekitar 400an orang. "Ini pun kami sudah kordinasi dengan pihak pesantren bahwa dapat dipulangkan kemarin tapi tetap menerapkan prokes ketat," bebernya. Karena, kata dia, pulang ke rumahnya masing sebagai kontak erat. "Dikarenakan saat kita menunggu hasil PCR-nya masih ada 6 hari mereka bersama-sama dengan pasien yang positif," katanya. Pasalnya, tambah dia, tak diketahui awal kasus ini. Sehingga dipulangkan kepada orang tuanya dengan MOU harus diisolasi minimal 10 hari dan prokes ketat. "Yaitu walaupun di dalam rumah harus pakai masket dan terpisah dengan keluarha lainnya. Lalu harus melaporkan perkembangannya ke puskesmas terdekat dari rumahnya. Agar bisa terus terpantau dan terdata," tambahnya. Sedangkan kondisi santri yang saat ini diisolasi, jelas dia, laporan yang diterima pihaknya semua pasien positif Covid itu dalam kondisi sehat. "Karena tanpa gejala atau ringan. Yaitu kehilangan indra penciuman. Ada gejala juga dipencernaan kemarin yaitu diare. Tapi kita sudah rujuk ke fasilitas RSUD dr Soekardjo," jelasnya. Sementara itu yang begejala sedang ada juga namun sebagian kecil saja. Yaitu ada batuk dan sesak nafas. "Tapi sudah kita cek intensif di rumah sakit tak ada keburukan. Kondisinya baik. Itu ada 3 orang kemarin. Hari ini kita lakukan pemeriksaan kembali secara simultan dilakukan pemantauan oleh tim nakes," pungkasnya. (rezza rizaldi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: