Kronologi Gadis Belia Meloloskan Diri dari Penyekapan dengan Mulut Dilakban dan Tangan Terikat

Kronologi Gadis Belia Meloloskan Diri dari Penyekapan dengan Mulut Dilakban dan Tangan Terikat

Radartasik, MALANG – Dengan mulut dilakban dan tangan terikat, seorang gadis belia berhasil meloloskan diri dari penyekapan di sebuah rumah kontrakan.

Gadis belia dengan kondisi mulut dilakban dan tangan terikat itu meloloskan diri dengan cara mendobrak pintu samping rumah kontrakan tersebut.

Kemudian, korban penyekapan tersebut lari ke rumah tetanga kontrakan untuk meminta pertolongan kepada warga.

Korban yang baru lulusan sekolah menengah atas (SMA) itu mengaku disekap oleh seorang pria yang mengontrak rumah tersebut.

Kasus dugaan penyekapan tersebut terjadi di kawasan Desa Sambigede Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur.

Pemilik rumah kontrakan tersebut, Sunarsih (58) menjelaskan kronologi gadis belia dengan mulut dilakban dan tangan terikat itu meloloskan diri dari penyekapan.

Sunarsih kaget saat melihat sudah banyak orang di depan rumah kontrakannya. ”Korbannya itu masih remaja dengan tangan terikat mendobrak pintu samping,” ucapnya, Senin (13/6/2022).

Menurut dia, korban sempat kabur ke rumah tetangga di depan rumah kontrakannya.

Warga yang mengetahui peristiwa itu beramai-ramai mendatangi korban. Saat ditanyai warga, korban mengaku disekap oleh pelaku yang mengontrak di sebelah rumah.

Sunarsih sendiri tidak begitu mengingat siapa nama orang yang mengontrak di sebelah rumah karena namanya sering berubah-ubah.

”Ketika mengontrak itu tidak memberi KTP (kartu tanda penduduk), tetapi menyetorkan KK (kartu keluarga), terus namanya gonta-ganti,” ujarnya.

Di sisi lain, dia tidak menemukan adanya gelagat aneh dan mencurigakan terhadap pelaku sehari-hari.

”Keseharian tidak jelas kerjanya. Namun sering terlihat mencuci sepeda motor. Sekarang, motornya di sita oleh polisi,” katanya.

Dia juga mengatakan ketika kabur, perempuan yang disekap pelaku dalam keadaan tangan terikat tali dan mulut dilakban. ”Tangannya terikat dan mulutnya dilakban oleh pelaku ini,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: jpnn.com